AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20116.20
-0.27%
-55.07
N225
26604.84
-0.27%
-72.96
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Curi Proyek Rahasia, Tesla Gugat Mantan Insinyurnya

ECOTAINMENT
Tangguh Yudha/MPI
Senin, 09 Mei 2022 01:01 WIB
Perusahaan mobil listrik dan teknologi, Tesla Inc menggugat mantan insinyurnya bernama Alexander Yatskov karena diduga mencuri informasi rahasia perusahaan.
Curi Proyek Rahasia, Tesla Gugat Mantan Insinyurnya (FOTO: MNC Media)
Curi Proyek Rahasia, Tesla Gugat Mantan Insinyurnya (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Perusahaan mobil listrik dan teknologi, Tesla Inc menggugat mantan insinyurnya bernama Alexander Yatskov karena diduga mencuri informasi rahasia perusahaan, yang disebut sebagai Project Dojo. Proyek tersebut terkait dengan perangkat lunak yang ada di mobil self-driving Tesla.

Project Dojo sendiri merupakan teknologi superkomputer milik Tesla yang kerahasaiaannya dijaga sangat ketat, seperti dilansir dari The Verge pada Minggu (8/5/2022).


Project Dojo adalah komputer pelatihan jaringan saraf Tesla yang memproses sejumlah besar data yang digunakan untuk melatih perangkat lunak AI di mobil self-driving Tesla.


Seluruh informasi tentang teknologi super rahasia ini dicuri Alexander Yatskov dengan cara memindahkannya ke perangkat pribadinya dan ia pun menolak untuk mengembalikannya.


Alexander Yatskov bahkan telah membuat folder khusus yang berisi detail rahasia Project Dojo. Tesla menyebut mantan karyawannya itu juga telah mengirim informasi rahasia ke email pribadinya.


Kini Alexander Yatskov dituntut untuk melakukan ganti rugi. Selain itu juga ia diminta untuk mengembalikan informasi rahasia milik Tesla.


Untuk diketahui, Alexander Yatskov sendiri sudah sejak Januari 2022 lalu turut membantu Tesla dalam mendesain Project Dojo. Namun kepercayaan Tesla telah dilanggar olehnya.


Tesla mengatakan semua insinyur sudah sepatutnya menjaga kerahasian tiap proyek perusahaan. Sebelum masuk pun, dikatakan setiap insinyur telah menandatangani perjanjian kerahasiaan.


Tesla mengaku sebenarnya berniat untuk menyelesaikan masalah ini dengan cara baik. Tesla sempat meminta Alexander Yatskov membawa perangkatnya untuk memulihkan informasi yang dicuri.


Tapi Alexander Yatskov menanggapi hal itu dengan tidak baik. Menurut Tesla, ia malah memberikan laptop "dummy" dalam upaya untuk menyembunyikan semua bukti. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD