AALI
9800
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
785
ACES
1485
ACST
300
ACST-R
0
ADES
1685
ADHI
1105
ADMF
8175
ADMG
165
ADRO
1180
AGAR
436
AGII
1100
AGRO
995
AGRO-R
0
AGRS
308
AHAP
73
AIMS
366
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
488
AKRA
3120
AKSI
800
ALDO
795
ALKA
244
ALMI
244
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/04/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
475.19
-1.04%
-5.00
IHSG
5993.24
-0.75%
-45.08
LQ45
892.79
-1.08%
-9.77
HSI
28621.92
-1.76%
-513.81
N225
28508.55
-2.03%
-591.83
NYSE
0.00
-100%
-16107.56
Kurs
HKD/IDR 1,867
USD/IDR 14,505
Emas
832,144 / gram

Disanksi AS, Huawei Kurangi Produksi Ponsel di 2021

ECOTAINMENT
Shifa Nurhaliza
Kamis, 25 Februari 2021 08:30 WIB
Huawei mengurangi separuh produksi smartphonenya di 2021 ini. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga biaya agar bisa tetap rendah.
Disanksi AS, Huawei Kurangi Produksi Ponsel di 2021. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Huawei mengurangi separuh produksi smartphonenya di 2021 ini. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga biaya agar bisa tetap rendah.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa Huawei telah memberitahu pemasoknya bahwa pesanan untuk komponen smartphone akan dipotong lebih dari 60% tahun ini. Laporan itu mengutip sumber dari berbagai pemasok yang mengungkapkan bahwa Huawei hanya berencana memesan komponen untuk 70 hingga 80 juta smartphone di tahun 2021.

Dikutip program 1st Session Closing Market IDX Channel, Rabu (24/2/2021), pesanan komponen yang paling dikurangi dari para pemasok adalah untuk smartphone 5G. Kebijakan tersebut diduga terkait dengan sanksi yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat kepada perusahaan China tersebut.

Hingga kini Huawei belum memberi keterangan resmi perihal masalah ini.

Namun, sanksi Amerika serikat telah membuat raksasa teknologi China itu jatuh ke posisi 3 di industri smartphone global di belakang Samsung Elektronik dan Apple. Akibat kebijakan tersebut, Huawei tidak bisa mendapat pembaruan Android.

Dengan berlanjutnya sanksi pembatasan ekspor Amerika Serikat, Huawei kemungkinan akan kehilangan kekuatan lebih jauh tahun ini. 

Sejatinya, Huawei juga kehilangan akses ke berbagai layanan Google, mulai dari toko aplikasi Play Store, Gmail, hingga Maps. Sehingga perusahaan itu mengambil langkah untuk mengembangkan toko aplikasi sendiri sehingga membuat sistem operasi sendiri yakni Harmony OS. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD