AALI
8400
ABBA
590
ABDA
0
ABMM
1200
ACES
1290
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2800
ADHI
905
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1500
AGAR
356
AGII
1395
AGRO
2570
AGRO-R
0
AGRS
228
AHAP
70
AIMS
336
AIMS-W
0
AISA
202
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
4130
AKSI
414
ALDO
730
ALKA
254
ALMI
238
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/09/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.94
0.12%
+0.54
IHSG
6144.82
0.03%
+2.10
LQ45
866.25
0.09%
+0.74
HSI
24192.16
-1.3%
-318.82
N225
30248.82
2.06%
+609.42
NYSE
0.00
-100%
-16352.18
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
803,749 / gram

Emas Hingga Deposito Jadi Tempat Pilihan Simpan Dana Darurat Terbaik

ECOTAINMENT
Shifa Nurhaliza
Minggu, 01 Agustus 2021 11:59 WIB
Dana darurat menjadi solusi untuk mengatasi kebutuhan mendesak yang sering terjadi dimasa pandemi Covid-19 ini.
Emas Hingga Deposito Jadi Tempat Pilihan Simpan Dana Darurat Terbaik. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Dana darurat menjadi solusi untuk mengatasi kebutuhan mendesak yang sering terjadi dimasa pandemi Covid-19 ini. Dana darurat adalah uang yang tersedia dan mudah diambil saat dibutuhkan, seperti biaya pengobatan saat sakit, kecelakaan, maupun kerusakan pada rumah.

Pandemi Covid-19 merupakan contoh nyata dari kondisi darurat ini dimana banyak orang yang terpaksa diberhentikan dari pekerjaan, namun pengeluaran rutin harus tetap berjalan.

Akibatnya, ada ketidaksesuaian antara penghasilan dan pengeluaran. Sambil berusaha dan menunggu hingga kondisi ekonomi kembali membaik, dana darurat lah yang bisa dijadikan solusi untuk mengatasi ketidaksesuaian tersebut.

Mengutip laman Sahabat Pegadaian, Minggu (1/8/2021), dana darurat yang dipersiapkan untuk tujuan tertentu perlu ditempatkan di rekening terpisah dari kebutuhan operasional, disimpan secara aman, tidak digunakan untuk kepentingan selain saat menghadapi kondisi darurat dan yang tidak kalah penting adalah harus bisa cepat dicairkan saat terjadi kondisi darurat.

Dana darurat dipersiapkan dengan mengumpulkannya dari penghasilan bulanan secara rutin untuk mencapai target yang sudah ditentukan. Terdapat beberapa jenis aset yang dapat digunakan sebagai sarana untuk menyimpan dana darurat, yaitu:

1. Tabungan di Rekening Bank
Dana darurat perlu disimpan di rekening bank, karena keadaan darurat tidak mengenal waktu dan tempat. Selain mudah dicairkan, menyimpan dana darurat di rekening bank juga menjadi instrumen yang paling aman dan cepat diakses. Kekurangan menyimpan dana darurat di rekening bank ini adalah adanya risiko ketika terjadi inflasi yang membuat nilai uang menjadi turun.

2. Reksa dana pasar uang
Jika saldo tabungan di rekening bank sudah cukup, kita juga bisa menginvestasikannya di reksa dana pasar uang. Jenis reksa dana ini cukup aman karena tidak fluktuatif dalam nilai dan secara likuiditas, reksa dana ini mudah untuk dijual kembali.

Beberapa keunggulan dari reksa dana pasar uang, yaitu bisa dimulai dari Rp 100.000, pencairan dana yang cukup cepat, yaitu maksimal 3 hari kerja sejak pengajuan, return yang lebih besar daripada deposito, dan aman karena risikonya rendah.

3. Emas
Emas menjadi sarana yang cukup ideal untuk menempatkan dana darurat. Emas yang disarankan sebagai instrumen investasi untuk dana darurat ini berbentuk logam mulia atau emas batangan. Kelebihan dari investasi emas adalah kemampuannya untuk bertahan terhadap inflasi dan tergolong cukup likuid. Selain dijual, emas juga bisa digadai untuk mendapatkan uang.

Saat ini, kita juga semakin dipermudah berinvestasi emas, karena investasi emas sudah mengarah ke bentuk digital. Kita bisa melakukan transaksi jual-beli serta menyimpan emas digital melalui tabungan emas, seperti Tabungan Emas Pegadaian yang juga menyediakan fasilitas menabung emas secara daring mulai Rp 10.000.

4. Deposito
Deposito juga dapat digunakan sebagai sarana penyimpanan dana darurat. Hasil keuntungan setiap bulan dari deposito ini sebaiknya tidak digunakan untuk konsumsi, melainkan untuk menambah porsi dana darurat atau dapat juga digunakan untuk investasi di produk keuangan lain. Apabila kita memilih deposito sebagai sarana penyimpanan dana darurat, disarankan untuk memilih tenor 1 bulan yang diperpanjang secara otomatis.

Jumlah minimal menabung untuk dana darurat ini adalah 20 persen dari pendapatan bulanan. Tapi sebelumnya, kita perlu mengecek berapa pengeluaran per bulan dan membagi ke dalam pos – pos untuk menentukan pengeluaran mana yang krusial, harus ada, dan mana yang tidak krusial. 

Semakin besar pengeluaran, semakin besar pula hitungan kebutuhan dana darurat. Maka dari itu, penentuan pengeluaran per bulan menjadi penting. Jika lebih besar, tentu akan lebih baik tapi tetap disesuaikan juga dengan kebutuhan masing-masing. (SNP)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD