"Kalau sebutin di sini kira-kira 5.000 sampai 10.000 orang, tapi saya cukup yakin itu akan di atas itu karena dari tarawih saja limpah ke sini pasti lebih banyak. Ini lapangan terbuka kenapa enggak tertutup supaya inklusivitas itu bukan sesuatu yang kita omongkan, tapi kita rasakan dalam keseharian kita," kata dia.
"Ada satu program prioritas pemerintah kesehatan gratis. Di sana itu bisa langsung kok pakai KTP, itu cek kesehatannya gratis dan bukan ala-ala, pengen donor darah ada PMI, ada wellness center kita akan menghadirkan akupuntur sama ada pijatnya juga," tambahnya.
Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menjelaskan, perbedaan Indonesia justru menjadi kekuatan, itulah pesan yang ada dalam kegiatan tersebut.
"Indonesia ini diperjuangkan bersama. Perbedaan itu justru kekuatan kita. Kalau enggak beragam bukan Indonesia namanya. Kekuatannya di situ. Jangan dijadikan kelemahan itu, jadikan kekuatan itu," paparnya.
Pihaknya pun dalam kegiatan itu turut menyiapkan program rumah bersubsidi untuk 100 orang. “Presiden Prabowo sudah kasih BPHTB, Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunannya gratis. PBG-nya, Persetujuan Bangunan Gedung, dulu namanya IMB, gratis ya. Kita siapkan buat 100 orang yang memenuhi syarat," ungkap Maruar lagi.