AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Ilmuwan Jepang Buat Daging Wagyu Melalui Printer Tiga Dimensi

ECOTAINMENT
Intan Rakhmayanti Dewi
Kamis, 21 Oktober 2021 17:09 WIB
Para ilmuwan di Universitas Osaka, Jepang, telah berhasil mencetak daging sapi Wagyu 3D.
Para ilmuwan di Universitas Osaka, Jepang, telah berhasil mencetak daging sapi Wagyu 3D.  (Foto: MNC Media)
Para ilmuwan di Universitas Osaka, Jepang, telah berhasil mencetak daging sapi Wagyu 3D. (Foto: MNC Media)


IDXChannel - Para ilmuwan di Universitas Osaka, Jepang, telah berhasil mencetak daging sapi Wagyu 3D. Steak yang ditanam di laboratorium yang mereka katakan sangat mirip dengan produk yang dibuat dari sapi potong yang terkenal di dunia.

Tim peneliti memanen dua jenis sel induk dari sapi Wagyu, meng inkubasinya, dan kemudian mengubahnya menjadi sel otot, lemak, dan pembuluh darah.

Hal tersebut mereka jelaskan dalam makalah baru yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications.

Produk akhirnya adalah tumpukan tiga dimensi (3D), berukuran lima kali 10 milimeter dan menghasilkan steak dengan kandungan lemak tinggi dengan visual marmer dari daging sapi Wagyu.

"Serat individu termasuk otot, lemak, atau pembuluh darah dibuat dari sel-sel ini menggunakan bioprinting," jelas tim peneliti dalam sebuah pernyataan.

“Serat kemudian disusun dalam bentuk 3D, mengikuti struktur histologis, untuk mereproduksi struktur daging Wagyu asli, yang akhirnya diiris tegak lurus, dengan cara yang mirip dengan permen tradisional Jepang Kintaro-ame," sambung mereka.

Proses ini memungkinkan rekonstruksi struktur jaringan daging yang kompleks dengan cara yang dapat disesuaikan.

Penulis senior proyek tersebut, Michiya Matsusaki menambahkan bahwa dengan meningkatkan proses ilmiah ini, pada akhirnya mereka bahkan dapat membuat penyesuaian pada kandungan lemak dan otot dari daging yang dicetak 3D.

Dengan inovasi ini memungkinkan konsumen untuk membuat pilihan yang berbeda tergantung pada preferensi selera atau kondisi kesehatan mereka. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD