AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

Ini Fakta-Fakta Hujan Berlian di Planet Luar Bumi

ECOTAINMENT
Kunthi Fahmar Sandy
Selasa, 20 September 2022 08:15 WIB
Berlian di Uranus dan Neptunus mungkin tidak mengilap dan bisa dipotong seperti di Bumi, tetapi diperkirakan setangguh material yang sama seperti di Bumi.
Ini Fakta-Fakta Hujan Berlian di Planet Luar Bumi (FOTO:MNC Media)
Ini Fakta-Fakta Hujan Berlian di Planet Luar Bumi (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Berlian adalah batu mulia yang sangat mahal di dunia. Berlian juga langka dan penuh kekuatan, tidak heran bila banyak orang yang ingin memiliki satu dalam hidupnya. 

Namun siapa sangka batu mulia ini dideteksi akan sangat mudah ditemukan di planet di luar Bumi.  

Sebuah studi telah meneliti adanya potensi pada planet Neptunus dan Uranus sebagai penghasil berlian dalam jumlah yang tidak sedikit. Atmosfer di keempat planet ini memiliki tekanan yang cukup ekstrim sehingga akan sangat mungkin mengkristalisasi atom karbon dan mengubahnya menjadi berlian.

Dikutip dari Science Alert, di sana berlian bisa membentuk lapisan besar membentang ratusan kilometer hingga lebih. Peneliti di Jerman pun melakukan penelitian dengan plastik menciptakan presipitasi unik yang terbentuk di dalam Uranus dan Neptunus.

Fisikawan di laboratorium penelitian HZDR Jerman dan salah seorang penulis studi, Dominik Kraus mengatakan presipitasi berlian di kedua planet berbeda dengan hujan di Bumi.

Berlian di Uranus dan Neptunus mungkin tidak mengilap dan bisa dipotong seperti di Bumi, tetapi diperkirakan setangguh material yang sama seperti di Bumi.

Para peneliti meniru proses tersebut dan menemukan campuran yang diperlukan dari karbon, hidrogen, dan oksigen dengan sumber plastik PET. Plastik ini digunakan untuk kemasan makanan sehari-hari dan botol.

"Oksigen yang ada dalam jumlah besar di planet-planet itu benar membantu menyedot atom hidrogen dari karbon, jadi sebenarnya berlian lebih mudah terbentuknya," ungkapnya.

Science Alert menyatakan penelitian terkait hujan berlian sampai saat ini masih hipotesis belaka. Ini dikarenakan data dan informasi terkait Uranus dan Neptunus masih sangat sedikit.

 (Penulis Ridho H magang idxchannel)

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD