AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17083.15
-0.09%
-16.06
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
814,092 / gram

Intip Empat Fakta Taksi Terbang Listrik, Diklaim Lebih Aman dari Helikopter

ECOTAINMENT
Bertold Ananda
Jum'at, 17 September 2021 19:47 WIB
Taksi terbang ini dibawa dan dihadirkan oleh Boss Prastige Image Motocars Rudi Salim.
Taksi terbang Ehang 216. (Foto: Tangkapan layar Youtube Prestige Indonesia)

IDXChannel - Baru-baru ini taksi terbang Ehang 216 telah diperkenalkan ke hadapan public bertepatan dengan peresmian kantor baru Ikatan Motor Indonesia. Taksi terbang ini dibawa dan dihadirkan oleh Boss Prastige Image Motocars Rudi Salim.

Drone raksasa ini nantinya difungsikan untuk mendukung berbagai sektor kegiatan pariwisata seperti membawa wisatawan berkeliling dalam melihat pemandangan Indah Indonesia. Secara tampilan dan dimensi taksi terbang ini memiliki bentuk dan ukuran yang ringkas mirip seperti halnya helikopter.

Namun apakah Ehang lebih aman dan nyaman digunakan nantinya ketimbang kendaraan helikopter konvensional, berikut ini cek fakta fakta menarik Taksi terbang Ehang yang dirangkum dari Youtube Prestige Productions, Jumat  (17/09/2021):

1. Merupakan kendaraan tanpa awak

Taksi terbang ini dibuat dengan konfigurasi dua tempat duduk saja. Akan tetapi penempatannya bukan untuk pilot dan penumpang loh.Tepatnya dua konfiguarsi tempat duduk itu di khususkan untuk penumpang. Hal ini disebabkan karena ini merupakan taksi terbang ini memakai teknologi canggih  tanpa awak yang dikendalikan secara otomatis. Kontrol kemudi Ehang akan dikenalikan dengan pusat komando dengan sistem 4G maupun 5G. Fungsinya untuk menerapkan pemantauan, koordinasi, kontrol, peringatan dini dan perekaman

“Di Indonesia  memang sudah cukup mampuni soal jaringan memang sudah bisa digunakan untuk penerbangan taksi terbang ini, jadi kita tidak terlalu khawatir karena memang Indonesia sudah mempunyai jaringan dan infrasturktur yang baik” Ujar Rudi Salim.

2. Fitur prioritas keselamatan yang terbaik

Taksi terbang ini dirakit di China dan produksi oleh Guangzhou Ehang Inteligent Technology Co.Ltd  yang merupakan kendraan penumpang Autonomous Aerial Vehicle atau yang disebut dengan otonom berpenggerak elektrik. Maka dari itu taksi terbang ini tak luput dengan fitur keamanan yang disematkan.

“Ehang ini dilengkapi dengan fitur fail safe dan masih banyak lagi fitur-fitur lainya. Jadi jika ada masalah penerbangan tentunya terdapat berbagai metode yang dilakukan, salah satunya bila da baling-baling yang mati satu masih bisa terbang, Jika ada kerusakan pada sistem maka secara otomatis kendaraan ini akan otomatis kembali ke titik semula” Tambahnya.

3. Kabin senyap dan lapang

Taksi terbang ini diklaim sebagai kendaraan yang aman dan nyaman untuk digunakan nantinya. Tentu saja bahwa taksi terbang ini memiliki kabin yang senyap dan lapang. Hal ini dikarenakan bahwa kendaraan ini telah menggunakan mesin full electrik. EHang 216 sendiri memiliki muatan maksimum 220 kg dengan kecepatan maksimum 130 km/jam. Taksi terbang ini dapat diisi hingga daya 220v atau 380v dalam 1,5 jam waktu pengisian yang terbilang sangat cepat . Selain itu tidak ada tombol-tombol yang menghalangi pandangan dan fisibilitas. Hanya terdapat layar cukup besar untuk mengoprasikan secara keseluruhan fungsi pada taksi terbang ini.

4. Ramah lingkungan,  Aman dan sangat murah

Melihat kepadatan penduduk dan hiruk pikuk perkotaan yang padat membuat taksi terbang ini diperlukan tentunya untuk mengurangi kemacetan dan polusi udara. Hal ini didukung karena taksi terbang ini menggunakan 100 persen listrik dan tidak menggunakan emisi gas buang. Selain itu taksi terbang Ehang ini terbilang aman karena dilakukan menggunakan sistem dan tanpa tenaga manusia. Dengan demikian dapat mengurangi terjadi permasalahan yang diakibatkan human error. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD