AALI
8750
ABBA
226
ABDA
6025
ABMM
4470
ACES
650
ACST
193
ACST-R
0
ADES
7150
ADHI
760
ADMF
8500
ADMG
167
ADRO
3910
AGAR
296
AGII
2400
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
104
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
143
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1700
AKRA
1375
AKSI
328
ALDO
680
ALKA
286
ALMI
396
ALTO
178
Market Watch
Last updated : 2022/09/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.62
-0.34%
-1.81
IHSG
7112.45
-0.21%
-15.05
LQ45
1015.98
-0.41%
-4.21
HSI
17860.31
0.03%
+5.17
N225
26571.87
0.53%
+140.32
NYSE
0.00
-100%
-13797.00
Kurs
HKD/IDR 1,925
USD/IDR 15,125
Emas
794,741 / gram

Intip Fakta Film Tjoet Nja' Dhien yang Telan Dana Rp1,5 Miliar

ECOTAINMENT
Pernita Hestin
Senin, 07 Juni 2021 10:38 WIB
Film yang pertama kali dirilis pada 1988 itu telah berhasil direstorasi.
Intip Fakta Film Tjoet Nja' Dhien yang Telan Dana Rp1,5 Miliar (FOTO:MNC Media)
Intip Fakta Film Tjoet Nja' Dhien yang Telan Dana Rp1,5 Miliar (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Film biopik Tjoet Nja' Dhien kembali ditayangkan di bioskop Tanah Air pada Hari kebangkitan Nasional, 20 Mei kemarin. Film yang pertama kali dirilis pada 1988 itu telah berhasil direstorasi. 

Selain menampilkan tokoh nasional yang dijuluki Srikandi dari Serambi Mekah, Aceh ini. Film ini juga spesial lantaran mendapatkan 8 kategori Piala Citra.  

Tak hanya itu, berikut beberapa fakta tentang yang dibintangi Christine Hakim ini seperti dirangkum MNC Portal Indonesia, Senin (7/6/2021). 

1. Habiskan Dana 1,5 Miliar 

Film yang digarap oleh sutradara Eros Djarot ini diketahui menghabiskan dana Rp1,5 miliar. Angka ini terbilang fantastis pada masanya. Terlebih pembuatan film kolosal kala itu biasanya mencapai Rp500 juta.  

"Kami menyadari sekali film Indonesia paling mahal Rp500 juta saat itu produksi kolosal seperti Saur Sepuh. Tjoet Nja' Dhien sampai Rp1,5 miliar, 3 kali lipat. Saya pikir ada produser yang gila mau memproduksi film sejarah pada saat itu yang sangat sulit sekali mendapatkan investor kita harus bersyukur," kata Christine Hakim di YouTube Kemenparekraf.  

2. Para Pemain Tak Dibayar 

Karena membutuhkan dana yang tidak sedikit, film ini juga sempat mendapatkan kendala produksi lantaran biaya. Sampai akhirnya baru selesai usai 3 tahun diproduksi. Menariknya lagi para pemain dalam film ini pun rela tak dibayar.  

Menurut Christine Hakim dirinya sudah merasa sangat bersyukur bisa ikut dalam pembuatan film itu. "Pertama-tama kita memang sudah komitmen untuk tidak dibayar bukan karena mas Eros tidak membayar kita," katanya.  

3. Christine Hakim Awalnya Tak Tahu Jadi Pemeran Utama 

Christine Hakim mengaku awalnya dirinya hanya ingin membantu pembuatan film. Namun namanya justru dipilih menjadi pemeran utama dalam film tersebut. Mendapatkan kesempatan itu, dia pun mengaku merasa bersyukur.  

"Terlibat film sejarah itu sama saja merekonstruksi skenario Tuhan karena Tjoet Nja' Dhien bukan tokoh fiktif..dia adalah hamba Allah yang hidup di masanya. Ini jelas suatu kehormatan bagi saya dan satu pembelajaran yang mahal sekali," katanya. 

4. Diapresiasi Belanda 

Christine Hakim mengatakan keinginan untuk restorasi film Tjoet Nja' Dhien juga datang dari pihak Belanda. Sehingga film ini berhasil di restorasi di negeri Kincir Angin itu.  

Menurut Christine pihak Belanda menilai film ini tidak mendeskreditkan penjajah dan kolonial kala itu."Karena memang pesan yang ingin disampaikan mas Eros bukan cuma itu," kata Christine.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD