AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Jadi Sasaran Peretas, Simpan Password di Browser Web Ternyata Berbahaya

ECOTAINMENT
Intan Rakhmayanti
Selasa, 04 Januari 2022 12:22 WIB
Para ahli mengingatkan pengguna agar tidak menyimpan password di browser web, seperti Chrome dan Edge.
Para ahli mengingatkan pengguna agar tidak menyimpan password di browser web, seperti Chrome dan Edge.  (Foto: MNC Media)
Para ahli mengingatkan pengguna agar tidak menyimpan password di browser web, seperti Chrome dan Edge. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Para ahli mengingatkan pengguna agar tidak menyimpan password di browser web, seperti Chrome dan Edge. Sebab itu menjadi sasaran empuk bagi para peretas yang menargetkan para pekerja yang masih WFH.

Menyimpan password di Chrome dan Edge merupakan hal yang umum dan biasanya dianggap cukup aman. Langkah ini biasanya dipilih untuk mengingat detail login untuk setiap aku atau situs web yang digunakan.

Namun, para peneliti TI memperingatkan untuk tidak menggunakan fitur seperti itu lagi di browser karena pelanggaran keamanan baru-baru ini telah mengancam sejumlah perusahaan.

Menurut pakar keamanan AhnLab, dikutip dari New York Post, Selasa (4/1), seorang karyawan yang bekerja dari jarak jauh menjadi korban saat mereka menggunakan VPN untuk mengakses jaringan perusahaan mereka.

Orang tersebut dengan polosnya melakukan pekerjaan di perangkat yang juga dipakai oleh orang lain yang tinggal bersama mereka, tanpa menyadari bahwa perangkat tersebut telah terinfeksi malware pencuri informasi yang disebut Redline Stealer.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD