AALI
11950
ABBA
189
ABDA
6250
ABMM
3230
ACES
1015
ACST
165
ACST-R
0
ADES
4800
ADHI
680
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
3190
AGAR
332
AGII
1925
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
61
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
159
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
234
ALDO
920
ALKA
298
ALMI
272
ALTO
199
Market Watch
Last updated : 2022/05/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.10
1.19%
+6.37
IHSG
6793.41
2.24%
+148.95
LQ45
1016.00
1.18%
+11.88
HSI
20644.28
0.2%
+41.76
N225
26911.20
0.94%
+251.45
NYSE
0.00
-100%
-15259.82
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,690
Emas
859,367 / gram

Kucurkan Dana Rp988 Triliun, Microsoft Akuisisi Activision Blizzard

ECOTAINMENT
Intan Rakhmayanti Dewi
Rabu, 19 Januari 2022 11:10 WIB
Dengan merogoh dana hingga USD68,7 miliar atau setara dengan Rp988 triliun, Microsoft sepakat untuk mengakuisisi perusahaan gaming, Activision Blizzard.
Kucurkan Dana Rp988 Triliun, Microsoft Akuisisi Activision Blizzard. (Foto: MNC Media)
Kucurkan Dana Rp988 Triliun, Microsoft Akuisisi Activision Blizzard. (Foto: MNC Media)

IDXchannel - Dengan merogoh dana hingga USD68,7 miliar atau setara dengan Rp988 triliun, Microsoft sepakat untuk mengakuisisi perusahaan gaming, Activision Blizzard. Jumlah tersebut jauh melebihi yang pernah dibayarkan untuk mengakuisisi LinkedIn pada 2016 lalu.

Dengan akuisisi ini menjadi bentuk keseriusan Microsoft masuk lebih dalam ke dunia game. Perusahaan yang bermarkas di Redmond, AS itu bahkan mengatakan mereka menjadu perusahaan game terbesar ketiga berdasarkan pendapatan, di belakang Tencent dan Sony, setelah kesepakatan ditutup.

Microsoft berencana untuk menambahkan banyak game Activision ke Xbox Game Pass. Dengan akuisisi Activision, Microsoft akan segera menerbitkan waralaba seperti Warcraft, Diablo, Overwatch, Call of Duty, dan Candy Crush.

“Setelah penutupan, kami akan menawarkan sebanyak mungkin game Activision Blizzard di dalam Xbox Game Pass dan PC Game Pass, baik judul dan game baru dari katalog Activision Blizzard yang luar biasa,” kata CEO game Microsoft Phil Spencer, dikutip dari The Verge, Rabu (19/1).

Kesepakatan Microsoft datang setelah santer kabar tentang klaim pelecehan seksual di dalam perusahaan Activision Blizzard. Juli lalu, California Department of Fair Employment and Housing (DFEH) menggugat Activision Blizzard karena mempromosikan budaya pelecehan seksual secara terus-menerus.

Banyak karyawan yang telah mengajukan tuduhan pelanggaran seksual sejak itu, dan perusahaan harus membayar $ 18 juta dengan Komisi Kesempatan Kerja Setara AS pada bulan September.

Penyelesaian itu sedang diajukan banding, dan laporan menunjukkan bahwa hampir 40 karyawan Activision Blizzard dilaporkan telah keluar"dari perusahaan sejak Juli lalu.

Microsoft tidak merinci dengan tepat bagaimana pendekatannya untuk menyelesaikan masalah ini, dan perusahaan mengatakan Bobby Kotick akan terus menjabat sebagai CEO Activision Blizzard untuk saat ini.

Namun, sepertinya Kotick tidak akan bertahan setelah kesepakatan ditutup sepenuhnya dan setelah masa transisi ke Microsoft. Spencer, sebelumnya kepala game di Microsoft, sekarang CEO Microsoft Gaming, dan perusahaan mengatakan bisnis Activision Blizzard akan melapor langsung ke Spencer.

“Sebagai sebuah perusahaan, Microsoft berkomitmen pada perjalanan kami untuk inklusi dalam setiap aspek permainan, baik di antara karyawan dan pemain,” ujar Spencer. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD