AALI
8900
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4650
ACES
625
ACST
210
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
800
ADMF
8525
ADMG
168
ADRO
4050
AGAR
302
AGII
2520
AGRO
640
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
109
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1605
AKRA
1400
AKSI
324
ALDO
705
ALKA
294
ALMI
380
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.91
-0.84%
-4.57
IHSG
7178.58
-0.56%
-40.32
LQ45
1025.63
-0.68%
-7.01
HSI
17933.27
-1.18%
-214.68
N225
0.00
-100%
-27313.13
NYSE
0.00
-100%
-14236.60
Kurs
HKD/IDR 1,912
USD/IDR 15,030
Emas
805,406 / gram

Lima Fenomena Alam Unik di Indonesia, Nomor 3 Butuh Biaya Rp400 Juta 

ECOTAINMENT
Mirsya A-Litbang MPI
Rabu, 17 Agustus 2022 20:13 WIB
Alam selalu menyimpan banyak kejutan dan dapat dilihat melalui berbagai fenomena alam yang terjadi.
Lima Fenomena Alam Unik di Indonesia, Nomor 3 Butuh Biaya Rp400 Juta (Foto: MNC Media)
Lima Fenomena Alam Unik di Indonesia, Nomor 3 Butuh Biaya Rp400 Juta (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Alam selalu menyimpan banyak kejutan dan dapat dilihat melalui berbagai fenomena alam yang terjadi. Fenomena alam ini dapat terjadi karena beragam hal seperti adanya pengaruh mikroorganisme, cahaya matahari, hingga aktivitas luar angkasa. 

Fenomena seperti gempa bumi, pelangi, dan gerhana mungkin sudah biasa terjadi, namun alam masih menyimpan berbagai fenomena unik lainnya yang mampu membuat manusia terkagum-kagum. 

Fenomena-fenomena tersebut di luar kehendak manusia dan merupakan bukti kuasa Tuhan. Selain unik, ada juga beberapa fenomena yang sangat langka dan hanya terjadi sekali dalam kurun waktu yang lama. 

Berikut deretan fenomena alam unik di Indonesia:

1.Api Biru

Indonesia patut berbangga diri sebab menyimpan sebuah fenomena alam yang langka. Fenomena yang dimaksud adalah api biru atau blue fire yang terdapat di Kawah Ijen, Banyuwangi. Fenomena ini hanya ada dua di dunia, yaitu di Indonesia dan Islandia. Api biru dapat terjadi sebagai hasil dari pembakaran gas belerang yang bertemu dengan oksigen di atas suhu 360 derajat Celsius. Fenomena api biru hanya dapat dilihat di jam tertentu saja. Waktu terbaik untuk melihat api ini adalah ketika dini hari, tepatnya di jam 02.00 WIB dan 03.00 WIB. Pasalnya, api tersebut akan mengecil di jam 05.00 WIB lantaran terkena sinar matahari yang membuat sinar api berubah menjadi kuning atau oranye. Selain itu, untuk melihat fenomena ini, para pengunjung harus mendaki gunung dengan ketinggian sekitar 2.443 mdpl.

Halaman : 1 2 3 4
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD