sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Mengenal Sejarah Masjid Tjia Kaang Hoo yang Berarsitektur China di Pasar Rebo

Ecotainment editor Niko Prayoga
25/02/2026 18:19 WIB
Awalnya, bangunan ini hanyalah sebuah rumah tinggal milik Tjia Kaang Hoo yang sering digunakan sebagai perkumpulan kajian atau majelis taklim. 
Mengenal Sejarah Masjid Tjia Kaang Hoo yang Berarsitektur China di Pasar Rebo. (Foto: MNC Media)
Mengenal Sejarah Masjid Tjia Kaang Hoo yang Berarsitektur China di Pasar Rebo. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Terdapat rumah ibadah yang cukup unik di sudut Pasar Rebo, Jakarta Timur. Masjid Tjia Kaang Hoo adalah sebuah rumah ibadah umat Muslim dengan nuansa arsitektur khas China. 

Sekilas, masjid yang terletak di Jalan Haji Soleh ini terlihat seperti kelenteng dengan warna merah dan emas yang mendominasi serta lampion yang menggelantung di sepanjang jalan menuju masjid. 

Namun, azan yang berkumandang dari dalam menegaskan bahwa bangunan itu merupakan sebuah masjid. Frans (37), Pengurus DKM sekaligus Ketua Yayasan Haji Abdul Soleh mengatakan, keunikan masjid ini ada pada arsitekturnya. 

Jika biasanya masjid identik dengan arsitektur gaya Timur Tengah, Masjid Tjia Kaang Hoo justru menonjolkan diri dengan gaya arsitektur yang mirip dengan kelenteng. Bahkan tata letak ruangan, gerbang, dan hiasan yang digunakan juga hampir mirip dengan kelenteng.

Alasannya, sebagai lambang bahwa Tjia Kaang Hoo, atau Haji Abdul Soleh, selaku pendiri masjid, dulunya beragama Kong Hu Chu. Dia menjadi mualaf dan menyebarkan Islam dengan membentuk majelis taklim di rumahnya yang saat ini menjadi Masjid Tjia Kaang Hoo.

Halaman : 1 2 3 4
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement