AALI
8250
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1285
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2470
ADHI
700
ADMF
7600
ADMG
232
ADRO
1325
AGAR
386
AGII
1805
AGRO
2660
AGRO-R
0
AGRS
234
AHAP
58
AIMS
424
AIMS-W
0
AISA
214
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
3590
AKSI
410
ALDO
655
ALKA
224
ALMI
238
ALTO
336
Market Watch
Last updated : 2021/07/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.87
0.07%
+0.33
IHSG
6120.73
0.53%
+32.20
LQ45
832.75
0.25%
+2.05
HSI
26315.32
3.3%
+841.44
N225
27782.42
0.73%
+200.76
NYSE
16573.56
0.32%
+52.60
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
846,128 / gram

Meninggal Karena Serangan Jantung, Ini Sederet Prestasi Pebulutangkis Markis Kido

ECOTAINMENT
Tia Komalasari/IDXChannel
Senin, 14 Juni 2021 20:52 WIB
Atlet legendaris Markis Kido meninggal dunia karena serangan jantung, Senin (14/6/2021) malam WIB.
Atlet legendaris Markis Kido meninggal dunia karena serangan jantung, Senin (14/6/2021) malam WIB. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kabar duka menyelimuti dunia bulu tangkis Indonesia. Atlet legendaris Markis Kido meninggal dunia karena serangan jantung, Senin (14/6/2021) malam WIB.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah meninggal dunia salah satu pahlawan bulutangkis Indonesia, peraih emas Olimpiade Beijing 2008, Markis Kido. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Selamat jalan Kido!" cuit PBSI di akun Twitter resminya, @INABadminton.

Pria 36 tahun ini merupakan kakak kandung dari Bona Septano dan Pia Zebadiah Bernadet yang juga penghuni pelatnas Cipayung. Awalnya ia berpasangan dengan Hendra Setiawan dan menduduki peringkat pertama dunia IBF untuk ganda putra. Mereka adalah pasangan andalan Indonesia setelah pensiunnya pasangan Chandra Wijaya/Sigit Budiarto dan meredupnya pasangan Luluk Hadianto/Alvent Yulianto Chandra. 

Markis Kido bersama pasangannya Hendra Setiawan berhasil meraih juara dunia tahun 2007 dan meraih medali emas pertama untuk Indonesia di Olimpiade Beijing 2008 untuk cabang bulu tangkis ganda putra. Di partai final pada tanggal 16 Agustus 2008 itu, mereka berhasil menaklukkan pasangan RRC Cai Yun/Fu Haifeng melalui pertarungan sengit 3 set dengan skor 12-21, 21-11, 21-16.

Keduanya akhirnya sepakat berpisah pada tahun 2012. Kido sempat berpasangan dengan Marcus Fernaldi Gideon, sementara Hendra dengan Mohammad Ahsan.

Setelah gantung raket, kegiatan Kido masih tak jauh dari lapangan bulutangkis. Ia didapuk ini menjadi pelatih ganda putra U-15 dan U-17 di klub yang membesarkan namanya, PB Jaya Raya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD