AALI
9650
ABBA
222
ABDA
5500
ABMM
2140
ACES
775
ACST
160
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
755
ADMF
8000
ADMG
170
ADRO
2720
AGAR
316
AGII
2000
AGRO
660
AGRO-R
0
AGRS
120
AHAP
55
AIMS
256
AIMS-W
0
AISA
140
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1425
AKRA
960
AKSI
284
ALDO
820
ALKA
298
ALMI
290
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/07/01 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
519.46
-1.84%
-9.76
IHSG
6794.33
-1.7%
-117.25
LQ45
974.33
-1.78%
-17.61
HSI
0.00
-100%
-21996.89
N225
25935.62
-1.73%
-457.42
NYSE
0.00
-100%
-14599.59
Kurs
HKD/IDR 1,904
USD/IDR 14,960
Emas
863,215 / gram

Meninggal Karena Serangan Jantung, Ini Sederet Prestasi Pebulutangkis Markis Kido

ECOTAINMENT
Tia Komalasari/IDXChannel
Senin, 14 Juni 2021 20:52 WIB
Atlet legendaris Markis Kido meninggal dunia karena serangan jantung, Senin (14/6/2021) malam WIB.
Atlet legendaris Markis Kido meninggal dunia karena serangan jantung, Senin (14/6/2021) malam WIB. (Foto: MNC Media)
Atlet legendaris Markis Kido meninggal dunia karena serangan jantung, Senin (14/6/2021) malam WIB. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kabar duka menyelimuti dunia bulu tangkis Indonesia. Atlet legendaris Markis Kido meninggal dunia karena serangan jantung, Senin (14/6/2021) malam WIB.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah meninggal dunia salah satu pahlawan bulutangkis Indonesia, peraih emas Olimpiade Beijing 2008, Markis Kido. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Selamat jalan Kido!" cuit PBSI di akun Twitter resminya, @INABadminton.

Pria 36 tahun ini merupakan kakak kandung dari Bona Septano dan Pia Zebadiah Bernadet yang juga penghuni pelatnas Cipayung. Awalnya ia berpasangan dengan Hendra Setiawan dan menduduki peringkat pertama dunia IBF untuk ganda putra. Mereka adalah pasangan andalan Indonesia setelah pensiunnya pasangan Chandra Wijaya/Sigit Budiarto dan meredupnya pasangan Luluk Hadianto/Alvent Yulianto Chandra. 

Markis Kido bersama pasangannya Hendra Setiawan berhasil meraih juara dunia tahun 2007 dan meraih medali emas pertama untuk Indonesia di Olimpiade Beijing 2008 untuk cabang bulu tangkis ganda putra. Di partai final pada tanggal 16 Agustus 2008 itu, mereka berhasil menaklukkan pasangan RRC Cai Yun/Fu Haifeng melalui pertarungan sengit 3 set dengan skor 12-21, 21-11, 21-16.

Keduanya akhirnya sepakat berpisah pada tahun 2012. Kido sempat berpasangan dengan Marcus Fernaldi Gideon, sementara Hendra dengan Mohammad Ahsan.

Setelah gantung raket, kegiatan Kido masih tak jauh dari lapangan bulutangkis. Ia didapuk ini menjadi pelatih ganda putra U-15 dan U-17 di klub yang membesarkan namanya, PB Jaya Raya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD