AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Meta Tunda Enkripsi End-to-End di Messenger dan Instagram hingga 2023

ECOTAINMENT
Intan Rakhmayanti Dewi
Selasa, 23 November 2021 11:11 WIB
Meta, perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp, belum berencana untuk meluncurkan enkripsi end-to-end (E2EE) secara default.
Meta Tunda Enkripsi End-to-End di Messenger dan Instagram hingga 2023
Meta Tunda Enkripsi End-to-End di Messenger dan Instagram hingga 2023

IDXChannel - Meta, perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp, belum berencana untuk meluncurkan enkripsi end-to-end (E2EE) secara default di Messenger dan Instagram hingga 2023 mendatang. Hal ini diketahui pertama kali dari laporan The Guardian.

Perusahaan diketahui telah menggabungkan obrolan Messenger dan Instagram tahun lalu, sebagai bagian dari rencananya untuk membuat sistem perpesanan terpadu di semua platformnya. 

Dan meskipun pesan yang dikirim melalui Messenger dan Instagram dapat berupa E2EE, opsi itu tidak diaktifkan secara default, dan kemungkinan tidak akan aktif hingga 2023. 

Dalam sebuah postingan di The Telegraph, Antigone Davis, Head of Safety Meta, mengaitkan penundaan tersebut dengan kekhawatiran keamanan pengguna. 

Karena E2EE berarti hanya pengirim dan penerima yang akan melihat percakapan mereka, Davis mengatakan Meta ingin memastikan bahwa ini tidak mengganggu kemampuan platform untuk membantu menghentikan aktivitas kriminal. 

"Setelah E2EE tersedia secara default, kami mencatat bahwa perusahaan akan menggunakan kombinasi data yang tidak dienkripsi di seluruh aplikasi kami, informasi akun, dan laporan dari pengguna untuk membantu menjaga mereka tetap aman, sambil membantu upaya keselamatan publik," ujarnya dikutip dari The Verge, Selasa (23/11/2021). 

Padahal, dala posting blog awal tahun ini, Meta mengatakan bahwa E2EE default akan tersedia di Instagram dan Messenger paling cepat pada tahun 2022.

Tetapi sekarang, Davis mengatakan bahwa Meta ingin melakukannya dengan benar, sehingga perusahaan berencana untuk menunda debut fitur tersebut hingga 2023. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD