IDXChannel—IMAX mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 6,5 persen sepanjang kuartal pertama 2026, yakni USD81 juta dari realisasi pendapatan kuartal pertama tahun lalu yang mencapai USD86,7 juta.
Sejumlah film besar yang diputar di studio IMAX, seperti 'Avatar: Fire and Ash' serta 'Project Hail Mary', tak mampu memacu pendapatan penyedia layanan proyeksi film layar super besar ini.
Sementara itu, laba bersih yang diperoleh IMAX pada kuartal pertama tahun ini adalah USD6,2 juta (Rp108,01 miliar), anjlok 26 persen dari realisasi laba bersih periode yang sama setahun sebelumnya, yakni USD8,2 juta (Rp142 miliar).
Melansir Variety (5/5/2026), laba per saham yang disesuaikan (adjusted EPS) naik menjadi 17 sen, meningkat dari kerugian per saham yang sebelumnya mencapai 13 sen pada kuartal pertama tahun lalu.
Meskipun menurun, pendapatan dan laba bersih IMAX cukup sesuai dengan ekspektasi Wall Street. Para analis secara umum berekspektasi IMAX mampu menghasilkan USD79,9 juta pada kuartal pertama 2026 dan adjusted EPS sebesar 15 sen per saham.