IDXChannel - Penjualan Hermes melonjak 18 persen pada kuartal IV-2024, jauh lebih tinggi dari perkiraan pasar.
Dilansir dari Bloomberg pada Jumat (14/2/2025), sejumlah analis sebelumnya hanya memperkirakan kenaikan penjualan sebesar 11 persen. Kinerja Hermes jauh melampaui pesaingnya seperti Louis Vuitton dan Gucci.
Berbeda dengan pesaingnya, Hermes menyasar kelompok super kaya. Alhasil, penjualannya tidak terlalu terdampak lesunya ekonomi di sejumlah negara.
Meskipun kondisi ekonomi banyak negara mengalami tekanan, daftar tunggu produk Hermes tetap panjang, terutama tas tangan Birkin. Orang kaya memborong tas tangan mahal itu selama musim liburan akhir tahun.
"Hermes menerapkan kenaikan harga berkisar antara 6-7 persen secara global sepanjang tahun ini," kata CEO Hermes Axel Dumas kepada wartawan.
Merayakan kesuksesan besar perusahaan tahun lalu, Hermes akan memberikan bonus sebesar 4.500 euro kepada lebih dari 25 ribu karyawannya.
“Saya tetap sangat positif untuk 2025. Meskipun demikian, saya menyadari standar yang dicapai tahun lalu sangat tinggi," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)