AALI
8475
ABBA
220
ABDA
6050
ABMM
4270
ACES
615
ACST
186
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
740
ADMF
8300
ADMG
169
ADRO
4100
AGAR
294
AGII
2220
AGRO
600
AGRO-R
0
AGRS
94
AHAP
103
AIMS
240
AIMS-W
0
AISA
176
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1405
AKSI
322
ALDO
670
ALKA
288
ALMI
388
ALTO
170
Market Watch
Last updated : 2022/10/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.27
-0.05%
-0.27
IHSG
7076.62
0.02%
+1.24
LQ45
1010.69
-0.09%
-0.95
HSI
18031.15
-0.31%
-56.82
N225
27311.30
0.7%
+190.77
NYSE
14262.03
-0.4%
-57.47
Kurs
HKD/IDR 1,934
USD/IDR 15,192
Emas
842,074 / gram

Seberapa Kaya Lo Kheng Hong? Hidup Makmur Berkat Saham

ECOTAINMENT
Rizki Setyo Nugroho/SEO
Selasa, 16 Agustus 2022 11:52 WIB
Lo Kheng Hong dikenal sebagai seorang investor yang bahkan mendapatkan julukan sebagai Warren Buffetnya Indonesia
Seberapa Kaya Lo Kheng Hong? Hidup Makmur Berkat Saham (Foto: MNC Media)
Seberapa Kaya Lo Kheng Hong? Hidup Makmur Berkat Saham (Foto: MNC Media)

IDXChannel Lo Kheng Hong dikenal sebagai seorang investor yang bahkan mendapatkan julukan sebagai Warren Buffetnya Indonesia.

Mungkin banyak yang tidak memercayai bahwa seseorang bisa mendapatkan kekayaan yang banyak dari saham. Hal ini ditepis oleh Lo Kheng Hong yang sukses dalam menginvestasikan uangnya ke dalam saham. 

Seberapa Kaya Lo Kheng Hong?

Sebagai seseorang yang hidup dari saham, Lo Kheng Hong bisa dibilang memiliki kehidupan yang sangat bebas. Ia tidak memiliki atasan, tidak memiliki kantor, namun kekayaannya terus mengalir melalui investasi yang dilakukannya. Lalu, sebenarnya seberapa kaya Lo Kheng Hong?

Beberapa informasi mengatakan bahwa kekayaan dari Lo Kheng Hong yang didapatkan dari saham mencapai angka Rp2 triliun. Angka tersebut tentunya sangat tinggi sebagai investor saham individu. 

Walaupun begitu, kesuksesannya tersebut bukan semata-mata didapatkan secara instan. Ia mengawali perjalanan investasi sahamnya di usia 30 tahun. Saham pertama yang dibelinya yaitu saham dari PT Gajah Surya Multi Finance Tbk. melalui penawaran perdana. Namun, seiring berjalannya waktu, emiten tersebut mengalami penurunan nilai saham yang cukup dalam.

Ia pun akhirnya menjual saham tersebut dengan harga di bawah harga belinya. Namun kegagalan tidak membuatnya menyerah. Lo Kheng Hong lalu mempelajari bagaimana pergerakan pasar modal dan mencari beberapa emiten yang memiliki prospek. 

Lo Kheng Hong juga sempat bekerja di beberapa perusahaan sebelum memutuskan untuk fokus berinvestasi saham. Ia diketahui menginvestasikan dananya ke beberapa emiten, seperti MBAI, PNLF, dan RIGS. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD