Selain itu, Paramount juga bersedia menanggung biaya pembatalan (breakup fee) kepada Netflix senilai USD2,8 miliar. Namun, Paramount tidak menaikkan harga penawaran untuk Warner Bros alias tetap di USD30 per saham dengan valuasi transaksi mencapai USD108,4 miliar termasuk utang.
Baik Netflix maupun Paramount sama-sama mengincar Warner Bros karena kepemilikan studio film dan televisi besar, pustaka konten luas, serta waralaba populer seperti “Game of Thrones”, “Harry Potter”, dan karakter DC Comics seperti Batman dan Superman.
Sementara itu, investor aktivis Ancora Holdings yang telah mengakumulasi hampir USD200 juta saham Warner Bros, menyatakan akan menentang kesepakatan dengan Netflix. Ancora beralasan Dewan Direksi tidak cukup menjalin komunikasi soal tawaran dari Paramount yang memiliki aset televisi kabel seperti CNN dan TNT.
(Rahmat Fiansyah)