sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ekonomi Karbon dan Biodiversitas Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Hijau

Foto editor Aldhi Chandra Setiawan
10/09/2026 22:41 WIB
APHI dan ICBA mendorong penguatan kolaborasi tersebut melalui Indonesia Carbon and Biodiversity Summit 2026

IDXChannel - Pengembangan ekonomi karbon dan keanekaragaman hayati dinilai membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, investor, hingga masyarakat. Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) bersama Indonesia Carbon Credit and Biodiversity Alliance (ICBA) mendorong penguatan kolaborasi tersebut melalui Indonesia Carbon and Biodiversity Summit 2026 di Bali.

Ketua Umum APHI Soewarso mengatakan pelaku usaha kehutanan memiliki peran penting dalam menerjemahkan kebijakan pemerintah ke dalam praktik pengelolaan karbon dan perlindungan biodiversitas di tingkat tapak.

“APHI siap menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan implementasi di dunia usaha,” kata Soewarso dalam sambutannya pada Indonesia Carbon and Biodiversity Summit 2026, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, pengembangan ekonomi karbon tidak semata mengejar volume transaksi, tetapi harus dibangun dengan integritas pasar, kualitas proyek, kepastian regulasi, serta manfaat yang nyata bagi masyarakat dan kelestarian hutan.

APHI menetapkan lima prioritas, yakni kepastian regulasi dan berusaha, integritas pasar karbon, integrasi pengelolaan karbon dan biodiversitas, pelibatan masyarakat, serta kolaborasi berbasis bentang alam.

Soewarso menilai potensi ekonomi karbon juga dapat dikembangkan secara terpadu dengan perlindungan keanekaragaman hayati, jasa lingkungan, hasil hutan bukan kayu, agroforestri, dan ekowisata melalui pendekatan multiusaha kehutanan.

Sementara itu, Ketua ICBA Rob Raffael mengatakan kolaborasi dengan APHI diperlukan untuk mempertemukan pengelola hutan dengan pengembang proyek, investor, pembeli karbon, akademisi, serta mitra pembangunan.

“Nilai karbon harus berjalan bersama perlindungan keanekaragaman hayati serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rob.

Melalui forum tersebut, APHI dan ICBA berharap dapat mendorong lahirnya proyek karbon yang kredibel, investasi yang bertanggung jawab, serta skema pembagian manfaat yang lebih adil, sekaligus memperkuat peran hutan sebagai fondasi pembangunan ekonomi hijau Indonesia.

Advertisement
Advertisement