IDXChannel - Model menunjukan aplikasi Amartha dalam kegiatan media gathering Amartha “Digital untuk Desa, Potensi Fintech Dorong Ekonomi” di Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Fintech diproyeksikan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 melalui peningkatan inklusi keuangan, penguatan UMKM, dan penciptaan lapangan kerja di daerah.
Otoritas Jasa Keuangan mencatat layanan keuangan digital menyumbang lebih dari 80 persen inklusi keuangan nasional.
Sejak 2010, Amartha telah menyalurkan lebih dari Rp37 triliun modal kerja kepada jutaan UMKM di puluhan ribu desa dan berkontribusi membuka lebih dari 110.000 lapangan kerja, sekaligus tetap menarik minat investor global di tengah keterbatasan kredit perbankan.
Memasuki 2026, peran fintech, termasuk Amartha, dinilai semakin strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dengan tetap menekankan tata kelola dan mitigasi risiko.