sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Fintech Perluas Akses Keuangan, Dorong UMKM Naik Kelas

Foto editor Aldhi Chandra Setiawan
25/01/2026 19:55 WIB
Otoritas Jasa Keuangan mencatat layanan keuangan digital menyumbang lebih dari 80 persen inklusi keuangan nasional

IDXChannel - Model menunjukan aplikasi Amartha dalam kegiatan media gathering Amartha “Digital untuk Desa, Potensi Fintech Dorong Ekonomi” di Jakarta, Jumat (23/1/2026).

Fintech diproyeksikan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 melalui peningkatan inklusi keuangan, penguatan UMKM, dan penciptaan lapangan kerja di daerah.

Otoritas Jasa Keuangan mencatat layanan keuangan digital menyumbang lebih dari 80 persen inklusi keuangan nasional.

Sejak 2010, Amartha telah menyalurkan lebih dari Rp37 triliun modal kerja kepada jutaan UMKM di puluhan ribu desa dan berkontribusi membuka lebih dari 110.000 lapangan kerja, sekaligus tetap menarik minat investor global di tengah keterbatasan kredit perbankan.

Di 2025, Amartha menghadirkan layanan keuangan digital yang semakin lengkap, mulai dari pendanaan modal kerja senilai Rp13,2 triliun hingga layanan pembayaran digital dan peluang mikro-investasi yang semuanya bertujuan mendorong pertumbuhan UMKM dan masyarakat perdesaan

Memasuki 2026, peran fintech, termasuk Amartha, dinilai semakin strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dengan tetap menekankan tata kelola dan mitigasi risiko.

Berita Rekomendasi

Berita Terkait
Advertisement
Advertisement