sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Sentuhan Betawi, Tionghoa, dan Hindu di Masjid Hidayatullah

Foto editor Aldhi Chandra Setiawan
24/02/2026 19:32 WIB
Masjid yang berdiri diantara gedung bertingkat dikawasan Semanggi tersebut dibangun pada tahun 1747

IDXChannel - Suasana Masjid Hidayatullah di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026).

Masjid yang berdiri diantara gedung bertingkat dikawasan Semanggi tersebut dibangun pada tahun 1747. Masjid bergaya arsitektur Hindu, Tionghoa dan Betawi ini lahir diatas lahan yang diwakafkan warga keturunan bugis betawi bernama Muhammad Yusuf.

Unsur Betawi pada arsitektur masjid dilambangkan dengan ukiran pada pintu dan jendela. Sedangkan kebudayaan Tionghoa diwakili oleh bentuk atap yang tidak menggunakan kubah namun berundak khas kelenteng. Serta menara kembar pada bagian belakang masjid merepesentasikan unsur kebudayaan Hindu.

Masjd Hidayatullah telah diperbaiki sebanyak tiga kali, pada tahun 1921, 1948 serta 1998. 

Masjid ini menjadi representasi kehidupan multietnik Jakarta atau Batavia sebagai kota pelabuhan yang sejak dahulu dihuni beragam komunitas, seperti Betawi, Jawa, India, Tionghoa, dan Arab.

Advertisement
Advertisement