AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Mau Dapat Rp 1,4 Triliun dari CEO Tesla, Ini Syaratnya

IDXTAINMENT
Shifa Nurhaliza
Kamis, 28 Januari 2021 17:00 WIB
CEO Tesla, Elon Musk akan  membagikan uang sebesar Rp USD 100 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun kepada siapapapun, tapi ada syaratnya.
Mau Dapat Rp 1,4 Triliun dari CEO Tesla, Ini Syaratnya (FOTO: MNC Media)
Mau Dapat Rp 1,4 Triliun dari CEO Tesla, Ini Syaratnya (FOTO: MNC Media)

IDXChannel – CEO Tesla, Elon Musk akan  membagikan uang sebesar Rp USD 100 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun, bagi siapa saja yang bisa menciptakan teknologi penangkap karbondioksida.

Elon Musk sendiri merupakan orang terkaya di dunia dan berhasil menggeser pemilik Amazon Jeff bezos. Orang terkaya di dunia ini mengumumkan bahwa dirinya akan membagikan uang sebesar USD 100 juta.

Mengutip cuitan akun Twitter Musk (@elonmusk) CEO produsen mobil listrik Tesla dan Manufaktur antariksa Space AC itu akan membagikan uang sebesar USD 100 juta kepada orang yang bisa menciptakan teknologi penangkap karbondioksida.

Mengutip Bloomberg, Kamis (28/1/2021), Musk hanya melakukan sedikit kegiatan amal di depan umum. Sebab sebelumnya ia telah mendonasikan lebih dari USD 250 juta ke Musk foundation, akan tetapi hal tersebut cuma setara dengan sekitar 0,1% dari kekayaan bersihnya saat ini.

Sebelumnya, Musk gua pernah mendistribusikan USD 65 juta di sekitar tahun 2016 dan 2018 kepada 200 lembaga non-profit.

Rencana Musk untuk memberikan dana hibah ke teknologi penangkap karbon juga sejalan dengan kepentingan bisnisnya yang lain. 

Pabrik mobil Tesla misalnya yang sebagian besar berfokus pada solusi teknologi untuk masalah lingkungan seperti polusi mobil konvensional. 

Nantinya alat penangkap karbon tersebut dapat dipasang untuk menekan emisi dari pembangkit listrik, industri, atau bahkan langsung dari udara. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD