AALI
9825
ABBA
390
ABDA
0
ABMM
1460
ACES
1240
ACST
232
ACST-R
0
ADES
2850
ADHI
1005
ADMF
7675
ADMG
190
ADRO
1810
AGAR
340
AGII
1510
AGRO
1965
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
66
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
900
AKRA
4100
AKSI
418
ALDO
1060
ALKA
244
ALMI
234
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2021/12/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
499.26
0.21%
+1.05
IHSG
6488.23
-0.3%
-19.45
LQ45
932.60
0.11%
+1.05
HSI
23714.81
0.24%
+55.89
N225
27818.84
-0.42%
-116.78
NYSE
16133.89
-1.13%
-185.08
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,350
Emas
821,641 / gram

Mau Libur Imlek Saat Pandemi, Cek Dulu Aturannya

IDXTAINMENT
Dita Angga Rusiana
Selasa, 09 Februari 2021 20:00 WIB
Libur imlek sebentar lagi, bagi masyarakat yang mau bepergian atau berlibur di saat pandemi Covid-19 ada aturannya loh.
Mau Libur Imlek Saat Pandemi, Cek Dulu Aturannya (FOTO: MNC Media)
Mau Libur Imlek Saat Pandemi, Cek Dulu Aturannya (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Libur imlek sebentar lagi, bagi masyarakat yang mau bepergian atau berlibur di saat pandemi Covid-19 ada aturannya loh. Cek dulu, jangan sampai liburan kalian terganggu bahkan harus batal.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa Satgas telah menerbitkan Surat Edaran (SE) No.7/2021 tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi.  Ketentuan ini berlaku mulai hari ini.

“Diberlakukan peraturan perjalanan yang dimulai sejak hari ini tanggal 9 Februari 2021. Dalam kesempatan ini saya akan mencoba menjelaskan peraturan ini secara singkat. Dan saya mohon bantuan rekan-rekan media untuk menyampaikan hal ini agar masyarakat memahami persyaratan yang diberlakukan sebelum melakukan perjalanan,” katanya dalam konferensi persnya, Selasa (9/2/2021).

Wiku mengatakan bahwa pengaturan perjalanan tujuan Pulau baru diberlakukan peraturan berbeda. Berikut aturannya:

  1. Untuk perjalanan udara pelaku perjalanan diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif tes RT PCR yang sampelnya diambil maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan. Sedangkan surat keterangan negatif tes antigen sampelnya maksimal diambil 1x24 jam sebelum keberangkatan.
  2. Untuk perjalanan ke Bali melalui jalur laut dan darat baik pribadi maupun umum, diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif RT PCR atau antigen dengan sampel yang diambil maksimal 3x24 jam.

Sementara untuk pelaku perjalanan menuju pulau Jawa dan luar pulau Jawa aturannya adalah sebagai berikut:

  1. Pengguna moda transportasi udara di wajibkan menunjukkan surat keterangan negatif covid-19 hasil tes RT PCR yang dengan pengambilan sampel maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan,  atau surat keterangan negatif covid-19 hasil tes antigen dengan pengambilan sampel maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.
  2. Pengguna moda transportasi laut diharapkan menunjukkan surat negatif tes RT PCR  yang sampelnya diambil maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.  Untuk pengguna kendaraan pribadi dihimbau untuk melakukan RT PCR  atau antigen 3x24 jam sebelum keberangkatan.
  3. Khusus bagi pengguna kereta api, apabila tidak ingin melakukan tes genose di stasiun keberangkatan maka diharapkan mempersiapkan surat keterangan negatif covid-19 baik RT PCR ataupun antigen yang sampelnya diambil maksimum 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara itu untuk libur panjang atau keagamaan akan diberlakukan syarat perjalanan berbeda.

“Khusus selama libur panjang dan libur keagamaan termasuk imlek untuk pelaku perjalanan jarak jauh darat yang menggunakan moda kereta api serta kendaraan pribadi diharapkan menunjukan surat keterangan negatif covid-19 melalui tes RT PCR atau Rapid Antigen atau Gnose Test yang diambil dalam kurun waktu 1x24 jam sebelum keberangkatan,” jelas Wiku.

Dia mengingatkan bahwa akan dilakukan tes acak antigen atau GeNose apabila diperlukan oleh Satgas covid-19 di daerah. Dia juga meminta agar seluruh pelaku perjalanan baik yang menggunakan moda transportasi umum ataupun pribadi wajib mengisi formulir e-hac yang dapat diakses secara online.

“Apabila hasil tes RT PCR atau Rapid Test Antigen, atau GeNose Test pelaku perjalanan negatif namun menunjukan gejala maka pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan perjalanan. Dan diwajibkan untuk test diagnostik RT PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan,” katanya.

Lebih lanjut dia tetap mengimbau agar masyarakat Indonesia untuk bijak dalam melakukan perjalanan.

“Sebaiknya hanya melakukan perjalanan jarak jauh untuk urusan penting dan sangat mendesak. Selain itu harap sangat diingat bahwa penerapan protokol kesehatan sepanjang perjalanan bersifat wajib,” pungkasnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD