IDXChannel—Gazan Azka Ghafara merupakan CEO dan Founder dari Zanana Chips. Saat ini usianya baru 27 tahun, namun ia sukses membangun bisnis cemilan Zanana Chips yang kini sudah tembus ratusan outlet.
Zanana adalah kripik pisang dengan beragam rasa, mulai dari cokelat, susu, sampai green tea. Zanana populer berkat rasanya yang enak, kripiknya juga tidak keras dan bumbu yang diberikan pun tidak pelit, alias melimpah.
Dilansir dari akun YouTube Christina Lie (01/02), saat usianya lima tahun orang tua Gazan bercerai, sampai menyebabkan ekonomi keluarganya hanya ditopang oleh ibunya.
Saat sekolah Gazan pernah bercita-cita ingin menjadi artis ataupun pekerja kantoran. Namun saat SMA ia mulai terinspirasi menjadi seorang pebisnis. Ia terus belajar dari berbagai sumber seperti beberapa seminar yang gratis.
Ketika ia mengikuti salah satu seminar di Jakarta ia menemukan sebuah buku yang berjudul “The Power of Kepepet” karya Jaya Setiabudi. Dari buku tersebut ia langsung terinspirasi ingin menjadi seorang pebisnis saat itu juga meski dirinya masih sekolah masa itu.
Gazan sudah bertekad, satu bulan setelah itu ia memulai usaha pertamanya dengan membuka warung pecel ayam. Namun, setelah enam bulan berjalan ia harus gulung tikar. Sebab penjualannya saat itu sangat sepi pembeli, sampai ia harus menggaji karyawan dengan uang pribadinya.
Gazan tidak putus asa, beberapa waktu setelahnya ia mendapat modal dari guru BPnya sebesar Rp2,5 juta, tentu saja ia sangat senang. Kemudian ia mulai membuka usaha ke-2 yaitu dengan berjualan risoles.
Namun karena terburu-buru membuka cabang, usahanya tutup lagi setelah dua bulan berjalan.
Kegagalan tersebut tidak menyusutkan niat Gazan untuk jadi seorang pebisnis. Dengan berbekal pengalaman dan ilmu yang ia pelajari dari berbagai sumber, Gazan memberanikan diri untuk membuka usahanya yang ke-3.
Pada 2013 akhir, dengan modal awal hanya Rp1 juta. Dulu Gazan membeli keripik dan berbagai macam bumbu yang kemudian ia campur sendiri. saat itu ia hanya menjual kepada teman-teman terdekatnya.
Usaha ini berawal dari makanan kesukaannya yaitu keripik pisang lampung yang kemudian ia beri nama Zanana.
Tempat produksi awalnya hanya sebuah lahan kosong yang ada dirumahnya, satu tahun berikutnya Gazan menyewa tempat. Penjual kripik terus meningkat sampai membuat Gazan kewalahan, hingga akhirnya ia putuskan untuk merekrut karyawan.
Semua usaha ia lakukan demi bisa membesarkan brand Zanana yang ia kelola sejak 2013. Kerja kerasnya tersebut membuahkan hasil, kini Zanana ada di ratusan Supermarket maupun pusat oleh-oleh dan kini sudah tembus ke pasar mancanegara. (NKK)
Penulis: Mila Pertiwi