AALI
9650
ABBA
396
ABDA
0
ABMM
1455
ACES
1245
ACST
234
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
0
AGII
1525
AGRO
1930
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
84
AIMS
462
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
0
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1005
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/12/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.49
0.72%
+3.62
IHSG
6573.41
0.53%
+34.91
LQ45
945.70
0.72%
+6.77
HSI
23466.39
-1.26%
-300.30
N225
27924.96
-0.37%
-104.61
NYSE
16347.87
-0.77%
-127.38
Kurs
HKD/IDR 1,847
USD/IDR 14,395
Emas
827,268 / gram

Kini Berharta Rp200 Triliun, Perempuan Ini Sempat Jadi Buruh Pabrik

INSPIRATOR
Suparjo Ramalan
Minggu, 05 September 2021 09:54 WIB
Yajun kini berada di posisi 100 orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih mencapai 14 miliar dolar AS atau Rp200 triliun.
Yajun kini berada di posisi 100 orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih mencapai 14 miliar dolar AS atau Rp200 triliun. (Foto
Yajun kini berada di posisi 100 orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih mencapai 14 miliar dolar AS atau Rp200 triliun. (Foto

IDXChannel - Wu Yajun adalah salah satu wanita terkaya di dunia. Dia adalah taipan real estate di China.Namun kesuksesannya didapat dengan kerja keras karena dia terlahir bukan dari kalangan kaya. 

Yajun lahir di Chongqing, China pada 1964. Dia mulai kuliah pada usia 16 tahun dan lulus dari Northwestern Polytechnical University di Xi'an, Shaanxi, China pada 1984 dengan gelar bidang teknik. 

Dikutip dari celebritynetworth, setelah lulus kuliah, dia mendapat pekerjaan di pabrik Qianwei Meter, di mana Yajun hanya dibayar 16 dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp228.000 (kurs saat ini) sebulan. 

Dia bekerja sebagai buruh di pabrik tersebut selama empat tahun, lalu alih profesi menjadi jurnalis di Kantor Berita China Shirong dari 1988-1993.  Media massa tersebut dimiliki Biro Konstruksi Pemerintah Kota Chongqing. Dari sanalah, Yajun mendapatkan pengetahuan dan jaringan yang lebih luas untuk memulai kariernya di industri real estate.

Pada 1993, dia dan suaminya membeli apartemen pertama mereka. Apartemen yang dibelinya memiliki beberapa masalah, seperti pencahayaan yang buruk hingga lift jarang yang berfungsi. Hal tersebut mendorongnya untuk mendirikan perusahaan pengembangan real estate yang kemudian dinamai Longfor Properties. 

Yajun dan suaminya memulai perusahaan tersebut dengan modal awal 10 juta yuan. Perusahaan yang berbasis di Hong Kong dan beroperasi di 47 kota di China ini menghasilkan pendapatan sebesar 10,7 miliar dolar AS pada 2017. 

Pada tahun yang sama, Longfor menjual proyek perumahan pertamanya di kampung halaman Yajun di Chongqing seharga 157 dolar AS per meter persegi. Selain itu, Longfor juga menjadi salah satu perusahaan pertama yang mengembangkan pusat perbelanjaan di China.  

Berkat bisnisnya yang sukses di bidang properti, Yajun berhasil mencatatkan namanya menjadi perempuan terkaya urutan ketujuh di dunia pada 2017, dengan kekayaan bersih mencapai USD4,6 miliar. Sementara berdasarkan data terbaru Forbes, Yajun kini berada di posisi 100 orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih mencapai 14 miliar dolar AS atau Rp200 triliun. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD