AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Kisah Pebisnis Asal Jepara, Pemilik Skincare Herbal yang Pernah Ngutang Rp2,2 Miliar

INSPIRATOR
Akhmad Fajar Eka/SEO
Jum'at, 05 Agustus 2022 16:48 WIB
Kisah pebisnis asal jepara, Hendra Dinata yang berhasil bangkit dari kesengsaraan hidup dan Kini berhasil mendirikan produk skincare yang memiliki hak paten.
Kisah Pebisnis Asal Jepara, Pemilik Skincare Herbal yang Pernah Ngutang Rp2,2 Miliar. (FOTO : YouTube Pecah Telur)
Kisah Pebisnis Asal Jepara, Pemilik Skincare Herbal yang Pernah Ngutang Rp2,2 Miliar. (FOTO : YouTube Pecah Telur)

IDXChannel - Kisah pebisnis asal jepara, Hendra Dinata yang berhasil bangkit dari kesengsaraan hidup dan Kini berhasil mendirikan produk skincare yang memiliki hak paten.

Awalnya hendra memiliki bisnis laundry pada tahun 2007 sampai 2013. Ditengah bisnis laundrynya yang lancar, Hendra mendapat tawaran pinjaman dari Bank yang di iming-iming setengah cicilan dari pinjaman tersebut. Hendra yang menyadari pinjaman bank tersebut tidak berkah untuk usahanya, akhirnya ia mendapat musibah bahwa bisnis laundry yang dijalani mengalami penurunan pelanggan dan ditipu oleh karyawanya.

Setelah itu dia terlilit hutang yang sangat besar hingga Rp2,2 miliar. Lalu bagaimana kisah pebisnis asal Jepara untuk berjuang dari keterpurukannya? Berikut IDX Channel akan memaparkan cerita yang dapat menginspiratif.

Kisah Awal hendra Dinata    

Kisah pebisnis asal Jepara, berawal dari bisnis laundry. Sebenarnya bisnis yang dijalani mendapati kesuksesan yang positif. Terbukti Hendra berhasil mendirikan tiga cabang laundry di tempat asalnya.

Namun, karena kebutuhan yang menjadi tambah besar dari usaha laundry nya. Ia harus meminjam dana dari bank dengan kredit yang ringan. Pada tahun 2010, setelah ia membayarkan investor. 

Kemudian Hendra berinvestasi franchise dengan membayarkan dana sebesar Rp800 juta. Namun investasi franchise tersebut tidak memiliki kelanjutan yang pasti, bahkan outletnya saja tidak pernah didirikan. 

Akhirnya Hendra pun dirugikan dari investasi tersebut dan ia terlilit hutang dan bisnis laundrynya pun mengalami kebangkrutan. Total dari utang yang harus dibayar Hendra mencapai Rp2.2 miliar.

Halaman : 1 2 3 4
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD