AALI
8450
ABBA
222
ABDA
6050
ABMM
4280
ACES
615
ACST
186
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
740
ADMF
8300
ADMG
169
ADRO
4090
AGAR
294
AGII
2230
AGRO
605
AGRO-R
0
AGRS
93
AHAP
106
AIMS
240
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1395
AKSI
322
ALDO
670
ALKA
288
ALMI
388
ALTO
170
Market Watch
Last updated : 2022/10/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
533.10
-0.22%
-1.17
IHSG
7071.60
-0.07%
-5.02
LQ45
1008.22
-0.24%
-2.47
HSI
17831.83
-1%
-180.32
N225
27172.40
-0.51%
-138.90
NYSE
14087.38
-1.23%
-174.65
Kurs
HKD/IDR 1,933
USD/IDR 15,185
Emas
835,647 / gram

Kisah Pebisnis Asal Jepara, Pemilik Skincare Herbal yang Pernah Ngutang Rp2,2 Miliar

INSPIRATOR
Akhmad Fajar Eka/SEO
Jum'at, 05 Agustus 2022 16:48 WIB
Kisah pebisnis asal jepara, Hendra Dinata yang berhasil bangkit dari kesengsaraan hidup dan Kini berhasil mendirikan produk skincare yang memiliki hak paten.
Kisah Pebisnis Asal Jepara, Pemilik Skincare Herbal yang Pernah Ngutang Rp2,2 Miliar. (FOTO : YouTube Pecah Telur)
Kisah Pebisnis Asal Jepara, Pemilik Skincare Herbal yang Pernah Ngutang Rp2,2 Miliar. (FOTO : YouTube Pecah Telur)

Dari situlah kisah pebisnis asal Jepara tersebut menemukan peluang bisnis dan Hendra berniat untuk memproduksi sabun tersebut menjadi lahan usahanya. 

Kini, Hendra berhasil mengembangkan sabun yang ia buat menjadi bisnis skinker. Bisnis skinker tersebut diberi nama Feed Skin. Skinker yang memiliki bahan dasar herbal dengan bertekstur gel. 

Awal kemunculannya sabun ini masih berbentuk batang, dan melakukan uji coba hampir setiap hari selama 11 bulan menggunakan metode cold proses untuk dibuat dari sabun batang menjadi bentuk gel atau pasta. 

Akhirnya, pada tahun 2016 ia berhasil melewati uji coba untuk membuat sabun base natural berbentuk cair, gel atau pasta. tanpa sls, detergent, sles, filler, pengatur kekentalan, tanpa bleaching, tanpa pemasakan dan lain – lain dengan metode cold proses tanpa pemasakan. Sebelumnya Hendra berusaha mencari dana untuk melakukan uji coba, singkat cerita dana tersebut terkumpul saat Hendra nyambi bekerja sebagai supir ambulance dengan gaji per bulan Rp1,5 juta. 

Keberhasilan kisah pebisnis asal Jepara  itu berlanjut dalam menemukan ide untuk membuat produk facial wash dengan base natural, tanpa detergen, Perjuangan yang Penuh lika-liku.

Babak Baru 

Kisah pebisnis asal Jepara tersebut belum berlanjut secara mulus dalam meraih kesuksesan. Setelah beberapa bulan membuat facial wash base natural, ada investor yang melirik bisnis Hendra untuk mendanai usahanya sebesar Rp50 juta. 

Namun, dana dari investor yang digunakan untuk melakukan perizinan tak kunjung mendapatkan izin. Akhirnya, kerjasama dengan investor tersebut terpaksa harus diakhir. 

Halaman : 1 2 3 4
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD