AALI
8425
ABBA
222
ABDA
6050
ABMM
4310
ACES
610
ACST
186
ACST-R
0
ADES
7150
ADHI
735
ADMF
8275
ADMG
168
ADRO
4160
AGAR
294
AGII
2210
AGRO
595
AGRO-R
0
AGRS
93
AHAP
104
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
183
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1365
AKSI
320
ALDO
670
ALKA
288
ALMI
388
ALTO
174
Market Watch
Last updated : 2022/10/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
532.63
-0.31%
-1.65
IHSG
7064.94
-0.17%
-11.69
LQ45
1007.45
-0.32%
-3.24
HSI
17831.83
-1%
-180.32
N225
27172.40
-0.51%
-138.90
NYSE
14087.38
-1.23%
-174.65
Kurs
HKD/IDR 1,933
USD/IDR 15,185
Emas
835,647 / gram

Kisah Pebisnis Asal Jepara, Pemilik Skincare Herbal yang Pernah Ngutang Rp2,2 Miliar

INSPIRATOR
Akhmad Fajar Eka/SEO
Jum'at, 05 Agustus 2022 16:48 WIB
Kisah pebisnis asal jepara, Hendra Dinata yang berhasil bangkit dari kesengsaraan hidup dan Kini berhasil mendirikan produk skincare yang memiliki hak paten.
Kisah Pebisnis Asal Jepara, Pemilik Skincare Herbal yang Pernah Ngutang Rp2,2 Miliar. (FOTO : YouTube Pecah Telur)
Kisah Pebisnis Asal Jepara, Pemilik Skincare Herbal yang Pernah Ngutang Rp2,2 Miliar. (FOTO : YouTube Pecah Telur)

Selang beberapa waktu, Hendra kembali mendapatkan partner untuk bekerjasama. Partner barunya tersebut yang mendanai, edukasi dan distribusi, sedangkan Hendra hanya fokus di produksi saja. 

Kerjasama ini membuahkan hasil, banyak orang yang merasa cocok terhadap produk facial wash yang Hendra buat. Tetapi, karena produk tersebut belum memiliki izin dari BPOM, tak lama kemudian usaha tersebut langsung ditutup. Usahanya tersebut hanya bertahan selama 7 bulan saja. 

Memenangkan Perlombaan

Barulah disini kisah pebisnis asal Jepara memulai kesuksesan. Saat vakum beberapa bulan, setelah produknya tutup karena belum memiliki izin BPOM. Tanpa sengaja, Hendra melihat ajang perlombaan yang diadakan oleh Bappeda Kota Semarang.

Perlombaan tersebut ditujukan untuk inovasi dalam membuat suatu produk. Singkat cerita Hendra mengikuti perlombaan tersebut dan mendapatkan juara 1 dengan inovasi natural soap gel hasil temuannya. 

Dari perlombaan tersebut, Hendra berlanjut mengikuti perlombaan yang mewakilkan kota Semarang untuk lomba inovasi tingkat Provinsi Jawa Tengah. Pada perlombaan tersebut Hendra pun mendapatkan juara 1. Kemudian Hendra diberikan fasilitas untuk mengikuti program pendanaan startup bisnis di Kemenristekdikti tahun 2018 dan berhasil mendapatkan pendanaan.

Akhirnya, Hendra bisa menyewa tempat produksi, mendapatkan perizinan dari BPOM dan melanjutkan proses riset memperbaiki formula produk untuk semakin baik lagi. Hal tersebut berkat dukungan dari BAPPEDA Kota Semarang, BAPPEDA Provinsi Jawa Tengah, RISTEKDIKTI dan Balai Besar POM Jawa Tengah. 

Tak hanya itu, Hendra pun mendapatkan bantuan dari Dinas UMKM dan Koperasi Sukoharjo untuk mendapatkan Hak Merek dari Kemenkumham dan mendapatkan pendampingan Hilirisasi dari Kementrian Perindustrian dan Kementerian Koperasi dan UMKM. 

Kisah pebisnis asal Jepara tersebut berlanjut saat riset dari produknya berlanjut dalam proses tahap penyempurnaan. Riset penyempurnaan formula dimulai dari tahun 2016 dan berlanjut sampai oktober 2020. Riset tersebut berhasil dengan mencampurkan ramuan herbal yang berasal dari bahan dasar pembuatan jamu. Khasiat dengan menggunakan bahan herbal tersebut untuk membuat  kulit wajah yang halus, segar, cantik dan bening secara natural. Hendra berhasil memadupadankan bahan herbal dengan formula yang modern. 

Demikian ulasan kisah pebisnis asal Jepara yang berhasil dari keterpurukan dan sukses berinovasi membuat produk skincare dari bahan herbal. Semoga dari cerita tadi dapat menginspirasi Anda. 

Halaman : 1 2 3 4 Tampilkan semua
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD