AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

Kisah TKI Brunei, Dulu Tukang Cuci Piring Kini Jadi Koki Sukses

INSPIRATOR
Tim IDXChannel
Minggu, 11 September 2022 17:29 WIB
Awal bekerja di Brunei Darussalam pada 2008-2009, ia mengaku tak betah dan sempat ingin mengakhiri hidup.
Kisah TKI Brunei, Dulu Tukang Cuci Piring Kini Jadi Koki Sukses (Foto: MNC Media)
Kisah TKI Brunei, Dulu Tukang Cuci Piring Kini Jadi Koki Sukses (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Menjadi TKI di luar negeri pasti merasakan pahit manis kehidupan. Seperti cerita seorang pria yang akrab disapa Kang Adink.

Dirinya merantau untuk bekerja di Brunei Darussalam. Awal bekerja di Brunei Darussalam pada 2008-2009, ia mengaku tak betah. 

"Disini saya mau kabur karena ya mungkin mental saya yang waktu itu baru merantau seperti itu ya dan saya juga harus jauh dari keluarga, yang sampai datang ke luar negeri ke Brunei Darussalam keadaanya jauh dari ekspektasi saya," ungkap Kang Adink di channel Youtubenya dikutip Minggu (11/9/2022).

Kang Adink bekerja bagai tak henti dan merasa jenuh, bosan akan keadaan seperti itu. Bahkan ia berniat untuk kabur lantaran aji yang kecil.

Wajar saja ia bekerja sebagai tukang cuci piring, padahal di Indonesia ia seorang mekanik motor. Ia merasa sedih, stres setiap hari hingga terlintas keinginan untuk mengakhiri hidupnya. Namun, ia tersadar dan kembali bekerja seperti biasa.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD