AALI
8250
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1285
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2470
ADHI
700
ADMF
7600
ADMG
232
ADRO
1325
AGAR
386
AGII
1805
AGRO
2660
AGRO-R
0
AGRS
234
AHAP
58
AIMS
424
AIMS-W
0
AISA
214
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
3590
AKSI
410
ALDO
655
ALKA
224
ALMI
238
ALTO
336
Market Watch
Last updated : 2021/07/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.87
0.07%
+0.33
IHSG
6120.73
0.53%
+32.20
LQ45
832.75
0.25%
+2.05
HSI
26315.32
3.3%
+841.44
N225
27782.42
0.73%
+200.76
NYSE
16573.56
0.32%
+52.60
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
846,128 / gram

Pentingnya Digitalisasi, Ini Cerita Jonan Menyulap KAI pada Masa Pimpinannya

INSPIRATOR
Advenia Elisabeth/MPI
Minggu, 18 Juli 2021 06:50 WIB
Ignasius Jonan sebut transformasi yang dilakukan Kereta Api Indonesia (KAI) yang dirasakan oleh masyarakat saat ini, tidak terlepas dari transformasi digital.
Mantan Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia, Ignasius Jonan

IDXChannel - Mantan Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia, Ignasius Jonan mengatakan transformasi yang dilakukan Kereta Api Indonesia (KAI) yang dirasakan oleh masyarakat saat ini, tidak terlepas dari transformasi digital. Dalam ceritanya, ia menyebutkan bahwa selama dirinya memimpin KAI, salah satu tantangan transformasi digital yang ia temui adalah tantangan dalam bentuk kultur.

Ia mencontohkan salah satu tantangan KAI pada waktu itu adalah bagaimana mengatur supaya tidak ada calo di stasiun. Jonan menyebut, dalam mengatasi persoalan tersebut tidak bisa jika tidak menggunakan digital. Sehingga pada akhirnya transformasi digital KAI dengan mencetuskan pembelian tiket secara online.

“Kalau saat itu tidak pakai digital, itu (menghilangkan calo) tidak bisa. Akhirnya kita ciptakan transformasi baru. Orang-orang bisa pesan tiket lewat handphone dalam bentuk aplikasi-aplikasi, bisa dibeli di Indomaret, alfamart yang gerainya ada 10.000 lebih di Indonesia dan juga bisa lewat internet, dll,” ujarnya dalam acara webinar PPM School of Management, Sabtu (17/7/2021).

Dengan transformasi digital tersebut, lanjut dia, bisa menghapus adanya percaloan dan membuat stasiun menjadi lebih user friendly dan public friendly.

Menurutnya, digitalisasi seringkali tidak berhasil secara sempurna atau bahkan gagal. Hal itu terjadi lantaran kulturnya tidak disiapkan dengan baik. Jonan menyadari bahwa digitalisasi berdampak pada banyak hal. Seperti stabilitas organisasi, peranan setiap orang yang berada di organisasi termasuk juga kepada stakeholder yang terkait.   

“Digitalisasi di kereta api waktu itu sistem logistik daripada material. Nggak banyak materialnya sarana dan prasarana 6.000 sampai 7.000 item. Tapi nggak mungkin semuanya manual karena berantakan jadinya. Ini yang penting. Mengubah kultur supaya siap menerima digitalisasi,” tandasnya. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD