AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Perempuan Ini Daur Ulang Limbah Tekstil Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi

INSPIRATOR
Lukman Hakim/Sindo
Selasa, 16 November 2021 08:17 WIB
Indah Catur Agustin membuat alternatif material baru denga daur ulang limbah tekstil.
Indah Catur Agustin membuat alternatif material baru denga  daur ulang limbah tekstil. (Foto: MNC Media)
Indah Catur Agustin membuat alternatif material baru denga daur ulang limbah tekstil. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Limbah industri tekstil menjadi salah satu penyumbang sampah yang cukup tinggi di Indonesia. Limbah tersebut berupa potongan kain yang tidak memenuhi standart kualitas atau sisa kain setelah digunakan dalam produksi.

Di Indonesia sendiri tak banyak dari pelaku industri tekstile yang memanfaatkan sisa kain menjadi barang yang berguna. Hingga akhirnya berakhir menjadi limbah yang tentunya akan mencemari lingkungan.

Dengan memanfaatkan limbah kain yang tersisa dari proses produksi pembuatan sprei atau selimut, seorang pengusaha Indah Catur Agustin membuat alternatif material baru. Yakni dengan mendaur ulang potongan kain sisa produksi untuk dimanfaatkan kembali menjadi produk berkualitas tinggi.  

Meskipun menggunakan limbah tekstil, daur ulang tersebut bisa menghasilkan produk bernilai ekonomis tinggi. Antara lain, Cushion, Table Runner dan Throw Blanket yang semuanya berbahan dari sisa kain yang tak terpakai. 

Menurut Indah, langkah ini dilakukan agar bumi tidak tertumpuk oleh limbah kain setiap harinya. Dia mengatakan, saat ini perusahaannya tengah concern dengan lingkungan. "Kami tidak hanya berfokus pada produksi namun juga peduli dengan limbah yang dihasilkan," katanya saat launching produk Sleep Buddy bersama Tokopedia secara daring, Surabaya, Senin (15/11/2021).(TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD