Pameran tersebut merupakan survei terhadap perjalanan karya Kusama. Pengunjung dapat melihat perkembangan sejumlah motif yang kemudian menjadi ciri khasnya, termasuk polkadot, jaring, dan labu.
Pameran itu juga menampilkan pilihan karya Infinity Nets, dokumentasi pertunjukan, instalasi berukuran besar, serta karya-karya yang mengeksplorasi hubungan antara ruang dan pengalaman visual. Bagi publik Indonesia, pameran tersebut menjadi salah satu kesempatan untuk melihat langsung karya seniman yang kemudian dikenal luas hingga generasi sekarang.
Yayoi Kusama meninggalkan jejak panjang dalam dunia seni selama lebih dari tujuh dekade. Bahkan hingga akhir hayatnya, ia disebut masih terus melukis dan mengeksplorasi gagasan tentang cinta, jiwa, serta kehidupan melalui karya-karyanya.
(Nadya Kurnia)