AALI
8475
ABBA
222
ABDA
6050
ABMM
4210
ACES
615
ACST
185
ACST-R
0
ADES
7225
ADHI
745
ADMF
8300
ADMG
165
ADRO
4080
AGAR
306
AGII
2250
AGRO
575
AGRO-R
0
AGRS
94
AHAP
101
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1415
AKSI
322
ALDO
680
ALKA
290
ALMI
388
ALTO
174
Market Watch
Last updated : 2022/10/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.54
-0.28%
-1.53
IHSG
7075.39
0.04%
+3.13
LQ45
1011.63
-0.3%
-3.01
HSI
18087.97
5.91%
+1008.46
N225
27120.53
0.48%
+128.32
NYSE
0.00
-100%
-13855.72
Kurs
HKD/IDR 1,933
USD/IDR 15,210
Emas
837,370 / gram

Siapa Pemilik De Gold? Keluar dari Zona Nyaman dengan Merantau

INSPIRATOR
Rizki Setyo Nugroho/SEO
Rabu, 21 September 2022 11:50 WIB
Banyak yang belum mengetahui siapa pemilik De Gold yang merupakan salah satu toko perhiasan emas yang cukup dikenal?
Siapa Pemilik De Gold? Keluar dari Zona Nyaman dengan Merantau (Foto: MNC Media)
Siapa Pemilik De Gold? Keluar dari Zona Nyaman dengan Merantau (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Banyak yang belum mengetahui siapa pemilik De Gold yang merupakan salah satu toko perhiasan emas yang cukup dikenal?

Emas menjadi salah satu barang yang menjadi pilihan dalam berbisnis. Hal ini dikarenakan prospek harga emas serta sifatnya yang tidak lekang oleh waktu. Emas bisa dijual batangan, maupun dalam bentuk perhiasan yang cantik dan bisa dikenakan sebagai aksesoris mewah.

Siapa Pemilik De Gold?

Salah satu toko yang menjual perhiasan emas dan sudah dikenal luas adalah De Gold. Di balik kesuksesan De Gold, ada sosok perempuan yang membangun bisnis tersebut dari nol. Nah, siapa pemilik De Gold tersebut?

Pemilik dari bisnis perhiasan tersebut adalah Ester Kristiani. Ia adalah perempuan sukses dari Magelang, Jawa Tengah, yang mengawali perjalanan bisnisnya dengan merantau.

Setelah lulus dari SMA, Ester memutuskan untuk pergi merantau ke Jakarta untuk keluar dari zona nyamannya. Bukan tanpa tujuan, Ester pergi ke Jakarta untuk melanjutkan studinya dengan mengambil program studi Kedokteran Gigi di Universitas Moestopo Jakarta. 

Pada 1988, Ia melepas masa lajangnya dengan dipersunting oleh Ir Deddy Supardi Ridwan. Mereka berdua lalu sepakat untuk mendirikan Amero dan De Gold pada 1990 sebagai sebuah bisnis perhiasan emas. 

Ester menganggap bahwa emas merupakan sebuah investasi yang bisa diandalkan kapan saja, baik dalam jangka waktu pendek maupun panjang. Emas menjadi sebuah barang yang memiliki makna mendalam bagi Ester, sehingga Ia pun menuangkan segala usaha, ide, semangat, serta kerja kerasnya untuk membuat perhiasan emas terbaik. 

Ia juga menganggap bahwa emas bisa memiliki nilai keindahan, filosofi, serta menjadi cerminan dari pemakainya jika dihias dengan nilai-nilai estetika. Seiring berjalannya waktu, bisnis perhiasan emasnya tersebut berkembang pesat. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD