AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

Siapa Pemilik Perusahaan Boeing? Salah Satu Perusahaan Pesawat Terbesar Dunia

INSPIRATOR
Ratih Ika Wijayanti/SEO
Kamis, 18 Agustus 2022 12:36 WIB
Tahukah Anda siapa pemilik perusahaan Boeing? Boeing Co atau perusahaan Boeing merupakan salah satu penguasa pangsa pasar penerbangan komersial saat ini.
Siapa Pemilik Perusahaan Boeing? Salah Satu Perusahaan Pesawat Terbesar Dunia. (Foto: MNC Media)
Siapa Pemilik Perusahaan Boeing? Salah Satu Perusahaan Pesawat Terbesar Dunia. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Tahukah Anda siapa pemilik perusahaan Boeing? Boeing Co atau perusahaan Boeing merupakan salah satu penguasa pangsa pasar penerbangan komersial saat ini. 

Perusahaan multinasional ini merancang, memproduksi, dan menjual pesawat terbang, pesawat rotor, roket, bahkan satelit. Boeing juga menjadi produsen pesawat terbesar di dunia serta kontraktor pertahanan terbesar kedua di dunia berdasarkan pendapatan tahun 2015 lalu. Perusahaan asal Amerika Serikat ini telah berhasil menjual produknya ke berbagai sektor mulai dari sektor komersial, sipil, bahkan militer, termasuk Indonesia. 

Lalu, siapa pemilik perusahaan Boeing? Bagaimana awal mula perusahaan ini berdiri? Simak ulasan lengkap IDXChannel berikut ini!

Siapa Pemilik Perusahaan Boeing?

Perusahaan Boeing (Boeing Co) didirikan oleh William Edward Boeing pada 15 Juli 1916. Pria kelahiran 1 Oktober 1881 di Detroit, Amerika Serikat ini berasal dari keluarga Australia dan Jerman yang bermigrasi ke Amerika Serikat sebagai buruh pada 1858. Saat William Edward Boeing berusia delapan tahun, ayahnya meninggal dunia karena influenza yang kala itu masih menjadi penyakit berbahaya. 

Meski ayahnya telah tiada, namun Boeing tetap bersekolah. Ia sempat sekolah di Vevey, Swiss dan akhirnya memutuskan kembali ke Amerika untuk sekolah di Boston. Ia pun sempat lolos masuk di Universitas Yale. Sayangnya, lantaran kekurangan biaya, Boeing terpaksa tidak dapat menyelesaikan pendidikannya. Ia pun kemudian bekerja sebagai penebang kayu. Tak disangka, usahanya ini berhasil dilakukannya hingga ia sukses dan mendirikan perusahaan kayu sendiri di Grays Harbour. 

Awal Mula Mendirikan Perusahaan Boeing

Keberhasilannya sebagai pengusaha kayu membuatnya menjadi orang kaya raya. Meski demikian, hal tersebut tak lantas membuat Boeing cepat puas. Ia kemudian melakukan berbagai eksperimen desain kapal dan pindah ke Seattle ketika masih menjadi Direktur Utama Greenwood Logging Company. Di tempat barunya inilah, Boeing mulai memiliki ketertarikan terhadap bisnis pesawat. 

Boeing pun mendirikan industri pesawat terbang pada 1916 yang ia beri nama Pacific Aero Products bersama dengan rekannya George Conrad Westervelt. Satu tahun setelahnya, saat Amerika terlibat dalam Perang Dunia I, Boeing pun mengubah nama perusahaannya menjadi Boeing Airplane Company atau yang sekarang lebih dikenal sebagai Boeing Company.  

Kondisi perang memberikan peluang bagi Boeing untuk mendapatkan tender pengadaan 50 pesawat dari Korps Penerbangan Amerika Serikat. Meski pada saat itu, kondisi perusahaannya masih tergolong baru di industri penerbangan. Dari sinilah, bisnis penerbangan Boeing Company melesat. Perusahaan Boeing menjadi salah satu perusahaan besar di Seattle. Hingga pada Perang Dunia II, perusahaan Boeing pun berhasil dilirik oleh puluhan ribu pendatang. 

Perusahaan ini pun akhirnya fokus pada industri pesawat terbang komersial. Boeing pun berhasil merajai dunia penerbangan Amerika Serikat. Karena dianggap terlalu menguasai, Boeing pun didakwa oleh Pemerintah Amerika Serikat pada 1943 dengan tuduhan praktik monopoli. Di tahun yang sama pula, William Edward Boeing dipaksa untuk melepaskan kepemilikannya atas perusahaan ini karena perusahaan induknya pecah. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD