AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

Siapa Pemilik Warunk Upnormal? Bisnis Kuliner yang Berawal dari Hobi Nongkrong

INSPIRATOR
Rizki Setyo Nugroho/SEO
Jum'at, 23 September 2022 11:40 WIB
Mungkin banyak orang yang belum mengetahui siapa pemilik Warunk Upnormal yang gerainya sudah tersebar di berbagai kota.
Siapa Pemilik Warunk Upnormal? Bisnis Kuliner yang Berawal dari Hobi Nongkrong (Foto: MNC Media)
Siapa Pemilik Warunk Upnormal? Bisnis Kuliner yang Berawal dari Hobi Nongkrong (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Mungkin banyak orang yang belum mengetahui siapa pemilik Warunk Upnormal yang gerainya sudah tersebar di berbagai kota.

Warunk Upnormal merupakan sebuah kafe yang menyediakan berbagai menu, mulai dari makanan berat, camilan, hingga minuman yang dikenal luas oleh banyak orang. Warunk Upnormal berhasil berkembang dan memiliki gerai di berbagai kota dan cocok untuk menjadi tempat “nongkrong” masyarakat dari segala rentang usia.

Siapa Pemilik Warunk Upnormal?

Kesuksesan Warunk Upnormal sebagai sebuah bisnis kuliner tentu tidak terlepas dari sosok pendiri sekaligus pemiliknya. Nah, sebenarnya siapa pemilik Warunk Upnormal tersebut?

Sosok tersebut adalah Rex Marindo. Ia dikenal sebagai seorang pebisnis yang memiliki beberapa usaha, seperti Warunk Upnormal, Bakso Boedjangan, serta Nasi Goreng Rempah Mafia. Ia mengawali bisnisnya pada 2003, yang awalnya merupakan sebuah bisnis percetakan dan desain. 

Perjalanan bisnisnya berlanjut pada 2004 ketika Ia mulai membangun bisnis di bidang konsultasi merek atau branding. Rex bahkan menjadikan bagian lantai atas kamar kosnya sebagai kantor pertamanya untuk bisnis tersebut. 

Seiring berjalannya waktu, Rex menyadari bahwa jika dirinya ingin mewujudkan impian untuk pensiun di usia 40 tahun, maka Ia tidak bisa berada selamanya menjalani profesi sebagai konsultan pemasaran merek. Maka dari itu, pada 2013, Rex memulai sebuah bisnis kuliner yang diberi nama Nasi Goreng Mafia yang berlokasi di Bandung.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD