Bisnis utama perseroan terletak pada produksi alat kesehatan. Sementara bisnis penunjangnya adalah jasa kalibrasi, perdagangan besar alat lab, industri alat ukur dan alat uji. PRDL memiliki merek sendiri bernama Proline.
Perseroan memiliki pabrik di Cikarang dengan kapasitas terpasang rata-rata di atas 80 persen dan kapasitas terpakai lebih dari 90 persen.
2. Dari Mana Prospeknya?
PRDL memiliki 1.083 SKU aktif dengan beragam segmen produk. Mulai dari hematologi, imunologi, biomolekular, urinalisis, dan sebagainya. Saat ini, perseroan melayani lebih dari 7.000 fasilitas di Indonesia.
Selain itu, perseroan mengambil peluang dari pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dicanangkan pemerintah secara konsisten. Program skrining gratis ini didukung dengan alokasi anggaran senilai Rp3,4 triliun pada 2025.
Selain itu, perseroan berencana untuk berpartisipasi dalam pengadaan untuk sembilan jenis pemeriksaan sesuai dengan portofolio produk yang telah diproduksi secara rutin. Sebagai informasi, CKG menguji 13 jenis penyakit.