IDXChannel - Nilai tukar rupiah pada awal perdagangan pukul 09.05 WIB dibuka menguat sebesar 0,32 persen terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga menyentuh posisi Rp17.969. Pergerakan positif mata uang Garuda terjadi di tengah sikap pelaku pasar yang menantikan rilis resmi data Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia kuartal II-2026.
Pergerakan positif terus berlanjut hingga pukul 09.40 WIB, di mana rupiah semakin menguat sebesar 0,44 persen ke level Rp17.947 per dolar AS.
Tren penguatan ini sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang di kawasan Asia. Dolar Taiwan memimpin penguatan sebesar 0,41 persen, disusul peso Filipina yang naik 0,36 persen, serta won Korea Selatan yang terangkat 0,30 persen.
Selain itu, ringgit Malaysia menguat 0,13 persen, baht Thailand bertambah 0,05 persen, dolar Singapura naik 0,03 persen, dan yuan China merangkak naik 0,01 persen.
Sebaliknya, rupee India dan dolar Hong Kong mengalami pelemahan tipis terhadap mata uang Paman Sam, masing-masing terdepresiasi sebesar 0,05 persen dan 0,01 persen.