Iding menegaskan, penerapan ESG kini telah melampaui sekadar pemenuhan regulasi (beyond compliance). Menurutnya, ESG telah menjadi bagian dari strategi bisnis perusahaan untuk mengelola risiko, menangkap peluang, meningkatkan daya saing, serta menciptakan nilai perusahaan dalam jangka panjang.
"Perusahaan-perusahaan yang unggul dilihat dari bagaimana kepeduliannya terhadap aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Banyak investor global juga menjadikan ESG sebagai salah satu pertimbangan utama dalam keputusan investasi," ujarnya.
Iding menambahkan, BEI berharap peningkatan kualitas pelaporan keberlanjutan, termasuk melalui verifikasi independen, dapat memperkuat kredibilitas informasi ESG sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem investasi berkelanjutan di pasar modal Indonesia.
(Dhera Arizona)