AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Ada Sentimen Naiknya Harga Komoditas, IHSG Berpotensi Hijau Hari Ini 

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Kamis, 16 Juni 2022 07:53 WIB
IHSG hari ini berpotensi menguat didorong indeks Wall Street rebound dan kenaikan harga komoditas.
Ada Sentimen Naiknya Harga Komoditas, IHSG Berpotensi Hijau Hari Ini  (Dok.MNC)
Ada Sentimen Naiknya Harga Komoditas, IHSG Berpotensi Hijau Hari Ini  (Dok.MNC)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi menguat didorong indeks Wall Street rebound dan kenaikan harga komoditas. IHSG berpotensi bergerak di rentang 6.953 - 7.023.

Kepala Riset MNC Sekuritas, Edwin Sebayang mengatakan, IHSG kemungkinan bisa naik karena ada sentimen positif datang dari naiknya harga komoditas di tengah penurunan yield obligasi AS sebesar 5.40% untuk tenor 10 tahun.

"Jika reboundnya DJIA tersebut dikombinasikan dengan naiknya EIDO sebesar +0.31% serta naiknya harga beberapa komoditas seperti: Coal +4.31%, Gold +1.45% & Nikel sebesar 2.39% ditengah penurunan yield obligasi AS sebesar 5.40% untuk tenor 10 tahun berpotensi menjadi sentimen positif bagi penguatan IHSG dan naiknya harga obligasi dalam perdagangan Kamis ini," ungkap Edwin dalam risetnya, Kamis (16/6/2022).

Adapun Wall Street setelah selama 5 hari Indeks Dow Jones turun tajam sebesar 2815,3 poin atau 8,77%, akhirnya seperti sudah diperkirakan sebelumnya The Fed menaikkan Fed Fund Rate (FFR) sebesar 75 bps.

Hal itu ditanggapi positif oleh pelaku pasar sehingga Indeks Dow Jones ditutup menguat sebesar 1% dalam perdagangan di hari Rabu. Lebih lanjut The Fed juga mengisyaratkan akan kembali menaikkan FFR sebesar 75 bps dalam pertemuan bulan Juli mendatang.

Disisi lain, potensi sentimen negatif yang perlu diantisipasi akan berasal dari turunnya harga beberapa komoditas seperti Oil turun di hari kedua sebesar 2,61%, CPO turun di hari pertama sebesar 3,76% serta Timah turun di hari keempat sebesar 5,48% di tengah berlanjutnya penurunan nilai tukar Rupiah atas US Dollar serta Net Sell Investor Asing. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD