Klaim ini turut mendapat validasi dari luar perusahaan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Julmansyah, menyebut AMMAN sebagai pelopor penerapan NDVI untuk pelestarian lingkungan di provinsi tersebut.
Head of Environment Department AMMAN Jorina Waworuntu, yang sudah lebih dari dua dekade bekerja di Batu Hijau, menyebut, dalam keterangan resmi pada 26 Juni 2026, lingkungan sebagai ‘tanggung jawab bersama,’ bukan sekadar dokumen atau laporan kepatuhan.
Sepanjang 2025, luas lahan yang direklamasi menyentuh capaian tahunan terbesar sepanjang sejarah operasional Batu Hijau, yaitu 92,67 hektare, membawa total reklamasi kumulatif menjadi 859,61 hektare hingga akhir tahun itu.
Berkat rangkaian inisiatif lingkungan, AMMAN pun meraih predikat PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup pada April 2026.
Tiga sistem, satu pola
AIDA, 3DPM, dan citra satelit sebenarnya menyasar tiga persoalan berbeda, yakni optimalisasi proses, keandalan dan keselamatan operasional, dan pemantauan lingkungan.