Sebelumnya, sebuah media ekonomi dan bisnis melaporkan, BREN melalui anak usahanya, Star Energy Geothermal Indonesia, telah mengonfirmasi potensi pembangkitan listrik sekitar 55–60 megawatt dari kegiatan eksplorasi panas bumi di Gunung Hamiding, Kabupaten Halmahera Utara.
Direktur Utama BREN, Hendra Soetjipto Tan, menyatakan bahwa rampungnya tahap eksplorasi tersebut menjadi landasan penting bagi pengembangan proyek panas bumi perseroan di wilayah Halmahera.
Kenaikan saham BREN turut memantik harga sang induk, PT Barito Pacific Tbk (BREN), yang menguat 2,14 persen ke Rp2.870 per unit.
Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) terapresiasi 0,78 persen dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) naik 1,30 persen, serta PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menguat tipis 0,34 persen.
Sementara, saham PT Petrosea Tbk (PTRO) stagnan di level Rp11.525 per unit. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.