Anak usaha tersebut nantinya akan menyediakan layanan geologi dan estimasi sumber daya, manajemen eksplorasi, survei GIS dan topografi, serta evaluasi proyek pertambangan.
Dalam tahap selanjutnya, Dragonmine juga berencana mengakuisisi dan mengoperasikan tambang di Indonesia melalui BLUE.
Setelah akuisisi tambang terealisasi, sumber utama pendapatan perseroan akan berasal dari penjualan bijih hasil pertambangan. Namun perseroan belum mengungkapkan detail tambang yang menjadi target akuisisi tersebut.
Sebagai informasi, Dragonmine Mining (Hong Kong) Limited sendiri merupakan perusahaan yang berdomisili di Harcourt Road, Central, Hong Kong, dengan kegiatan usaha meliputi investasi, pengelolaan investasi, serta jasa advisory atau konsultasi.
(DESI ANGRIANI)