IDXChannel - Emiten terafiliasi Happy Hapsoro, PT Singaraja Putra Tbk (SINI) mengungkapkan sejumlah alasan mengambil alih sebanyak 507.380.875 saham PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) dari PT Petrosea Tbk (PTRO); emiten milik Prajogo Pangestu.
Dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (16/4/2026), manajemen SINI menyatakan, kondisi industri pertambangan batu bara kini tengah menunjukkan prospek positif untuk jangka menengah. Permintaan batu bara global masih relatif terjaga, terutama dari negara-negara yang masih mengandalkan pembangkit listrik tenaga uap seperti China dan India.
"Berdasarkan publikasi dari International Energy Agency, konsumsi batu bara di kawasan Asia juga diperkirakan masih akan menjadi penopang utama permintaan global," ujar perseroan.
Dari sisi domestik, kata manajemen SINI, berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, kebutuhan tenaga listrik nasional diproyeksikan tumbuh rata-rata sekitar 5,3 persen per tahun, sehingga memerlukan penambahan kapasitas pembangkit serta infrastruktur pendukung oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.