“Investor institusi bisa memilih pasar negosiasi untuk menyepakati jumlah dan harga transaksi sekaligus. Karena itu, keberadaan transaksi di pasar negosiasi merupakan hal yang wajar, dan bukan menjadi dasar untuk menghubungkannya dengan rumor tertentu,” imbuh dia.
Manajemen BCA melalui fungsi komunikasi perusahaan telah menyatakan bahwa kabar mengenai rencana Haji Isam mengakuisisi BCA tidak benar.
Jhonlin Group juga telah menyebut kabar tersebut sebagai hoaks dan menegaskan tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang beredar.
Dari sisi skala transaksi, pengambilalihan BCA juga membutuhkan kemampuan pendanaan yang sangat besar.
Sebagai gambaran, dengan jumlah saham sekitar 123,28 miliar lembar dan harga Rp6.210 per saham, nilai keseluruhan saham BCA mencapai sekitar Rp765,54 triliun.