sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Argo Pantes (ARGO) Anggarkan Capex Rp250 Miliar di 2026 untuk Perluas Bisnis Gudang

Market news editor Iqbal Dwi Purnama
10/06/2026 13:37 WIB
ARGO siapkan capex Rp250 miliar pada 2026 untuk percepat pengembangan bisnis pergudangan dan logistik yang kini menjadi motor pertumbuhan perseroan.
Argo Pantes (ARGO) Anggarkan Capex Rp250 Miliar di 2026 untuk Perluas Bisnis Gudang. (Foto: Dok. Argo Pantes)
Argo Pantes (ARGO) Anggarkan Capex Rp250 Miliar di 2026 untuk Perluas Bisnis Gudang. (Foto: Dok. Argo Pantes)

IDXChannel - PT Argo Pantes Tbk (ARGO) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp250 miliar pada 2026 untuk mempercepat pengembangan bisnis pergudangan dan logistik yang kini menjadi motor pertumbuhan perseroan.

Direktur Keuangan Argo Pantes Humprey mengatakan dana tersebut akan digunakan untuk perbaikan infrastruktur, renovasi gudang eksisting, serta pembangunan fasilitas baru guna meningkatkan kapasitas area sewa perusahaan.

"Kami mengestimasi bahwa tahun ini akan menghabiskan sekitar Rp250 miliar untuk perbaikan maupun pembangunan gudang baru," ujar Humprey dalam public expo 2026 live, Rabu (10/6/2026).

Sebagai bagian dari strategi operasional 2026, perseroan menargetkan perbaikan sekitar 75.000 meter persegi area gudang di Bekasi dan Tangerang. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat peningkatan luas area yang dapat disewakan kepada tenant.

Salah satu alokasi capex terbesar diperkirakan untuk pembangunan gudang yang akan dikerjasamakan dengan perusahaan J&T Cargo dengan anggaran Rp120 miliar. Targetnya pada kuartal III 2026 perseroan sudah mendapatkan sumber pendanaan untuk segera mengeksekusi proyek tersebut.

"Kami pada tanggal 11 Februari 2026 telah menandatangani kerja sama dengan lokasi yang akan disewa oleh pihak J&T Cargo seluas hampir 23.500 meter persegi. Lokasinya ada di Cikokol Tangerang, masa sewa selama 10 tahun," sambungnya.

Manajemen juga menegaskan fokus perusahaan tidak hanya pada peningkatan kapasitas, tetapi juga pada kualitas penyewa dengan mengedepankan kontrak jangka panjang guna menciptakan arus kas yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Kontribusi bisnis pergudangan terhadap total pendapatan perusahaan juga terus meningkat. Pada 2025, segmen tersebut telah menyumbang hampir 70 persen pendapatan perseroan, menegaskan pergeseran bisnis Argo Pantes dari industri tekstil menuju sektor logistik dan pergudangan modern.

Perseroan optimistis prospek bisnis gudang masih terbuka lebar seiring meningkatnya kebutuhan dari sektor logistik, FMCG, e-commerce, serta perusahaan kurir.

Menurut manajemen, peningkatan tingkat okupansi akan menjadi faktor utama yang mendorong perbaikan profitabilitas perusahaan. Saat ini, area yang telah tersewa baru sekitar 50 persen dari total potensi lahan yang dapat dimonetisasi.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement