sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

ARKO Kelola 6 PLTA dan 5 PLTS dengan Total Kapasitas 118,1 MW

Market news editor Rahmat Fiansyah
28/08/2026 05:00 WIB
PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) terus memperluas portofolio pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) dengan mengakuisisi 3 PLTS baru.
PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) terus memperluas portofolio pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) dengan mengakuisisi 3 PLTS baru. (Foto: Ist)
PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) terus memperluas portofolio pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) dengan mengakuisisi 3 PLTS baru. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) terus memperluas portofolio pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT). Perseroan kini memiliki portofolio yang terdiri dari enam proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan lima proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). 

Total enam PLTA tersebut memiliki kapasitas 62,8 Megawatt (MW), sedangkan 5 proyek PLTS memiliki total kapasitas 55,3 MWp. Dengan demikian, ARKO saat ini memiliki total kapasitas terkontrak sebesar 118,1 MW.

Perseroan baru-baru ini mengumumkan penambahan tiga proyek PLTS dengan total kapasitas 34 MWp yang terintegrasi dengan Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 28,3 MWh. Langkah strategis ini dilakukan setelah perseroan mengakuisisi dua proyek PLTS milik PT Endorshine Energy Solutions. Berbeda dengan dua proyek PLTS sebelumnya yang telah siap beroperasi, ketiga proyek ini akan dibangun dari tahap awal oleh ARKO.

Penambahan tiga proyek PLTS yang baru diperoleh melalui perjanjian operational lease dengan PT Batamindo Investment Cakrawala (BIC), PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE), dan PT Bintan Resort Cakrawala (BRC). Transaksi dilakukan melalui PT Endorshine Energi Matahari (EEM), anak usaha ARKO yang berfokus pada pengembangan proyek PLTS.

Dari lima proyek PLTS tersebut, tiga proyek yang diperoleh melalui perjanjian operational lease dengan BIC, BIIE, dan BRC akan dilengkapi BESS dengan total kapasitas 28,3 MWh. Teknologi ini memungkinkan listrik yang dihasilkan PLTS pada siang hari disimpan untuk digunakan ketika dibutuhkan, termasuk pada malam hari atau saat kondisi cuaca kurang mendukung.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement