Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), bank BUMN lainnya, turut mencatatkan aksi beli asing sebesar Rp142,27 miliar, dengan kenaikan harga saham sebesar 3,74 persen.
Di bawah BBRI, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencatatkan net buy Rp111,76 miliar, seiring kenaikan harga saham sebesar 3,08 persen dalam sepekan.
Tak hanya saham perbankan dan BUMN, investor asing juga memburu saham emiten petrokimia milik taipan Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA). Tercatat net buy asing sebesar Rp90,91 miliar di saham ini, yang ikut melejit 10,90 persen dalam sepekan.
TPIA kian agresif berekspansi. Menurut catatan Ciptadana (4 Februari 2025), lewat entitas patungan Aster Chemicals & Energy bersama Glencore Plc, TPIA mengamankan pinjaman sindikasi senilai USD1 miliar yang diatur oleh DBS Bank dan OCBC, dengan tenor rata-rata 6,3 tahun. Dana ini akan digunakan untuk mengembangkan investasi pasca akuisisi Shell Energy and Chemicals Park Singapore (SECP).
Langkah strategis ini diperkirakan mendongkrak kinerja signifikan. Aster Chemicals & Energy diproyeksi menyumbang pendapatan hingga USD8 miliar per tahun, berpotensi meningkatkan pendapatan TPIA hingga lima kali lipat pada 2026 dibanding 2024.