IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Senin (12/1/2025) berpotensi bergerak variatif usai menguat pada akhir perdagangan pekan lalu.
Pada Jumat (9/1/2026), IHSG ditutup menguat sebesar 11,28 poin atau sekitar 0,13 persenmenuju 8.936,75.
Analis WH Project menyatakan ada tiga faktor yang memengaruhi gerak indeks hari ini. Pertama, IHSG membentuk resistance pada level 8.970, terbentuk selama 3 candle terakhir sejak IHSG tidak bertahan di level 9.000.
Kemudian, ada potensi jenuh beli dan koreksi sehat pada IHSG, namun tidak mengartikan bahwa akan terjadi downtrend.
Terakhir, beberapa saham big caps berpotensi menekan IHSG, seperti saham konglomerat grup Prajogo Pangestu dan big caps perbankan.