IDXChannel – Bursa saham Asia menguat pada Rabu (15/7/2026), setelah inflasi Amerika Serikat (AS) secara tak terduga melambat.
Kondisi tersebut mendorong pelaku pasar memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed).
Sentimen positif juga datang dari meredanya kenaikan harga minyak setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana pengenaan biaya sebesar 20 persen terhadap kapal yang melintasi Selat Hormuz.
Di Korea Selatan, indeks KOSPI yang didominasi saham produsen cip melonjak 6 persen pada awal perdagangan.
Sementara itu, indeks Nikkei Jepang naik 0,4 persen dan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang menguat 1,7 persen.