IDXChannel – Prospek pasar saham Indonesia dinilai mulai membaik seiring meredanya sejumlah risiko yang sempat membebani sentimen investor.
Valuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini juga dianggap sudah terlalu murah, sehingga membuka peluang kenaikan lebih lanjut hingga akhir tahun.
Dalam riset terbarunya, pada Selasa (14/7/2026), BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan target IHSG di level 7.200 hingga akhir 2026.
Target tersebut didasarkan pada asumsi price-to-earnings (P/E) forward sebesar 10,0 kali dan pertumbuhan laba per saham (earnings per share/EPS) sebesar 8 persen pada 2027.
BRI Danareksa menilai IHSG saat ini diperdagangkan pada P/E sekitar 9,1 kali atau 2,6 standar deviasi di bawah rata-rata 10 tahun sebesar 14,8 kali.